KPS Makassar Gerakkan Semangat Berbagi, Kuatkan Warga Korban Kebakaran Kandea 3

SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan Komunitas Kami Peduli Sosial (KPS) Makassar. Di tengah duka warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Kandea 3 Lorong 3, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, KPS hadir membawa bantuan sekaligus semangat kebersamaan untuk menguatkan para penyintas, Rabu (12/8/2026).

Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin malam (10/8/2026) tersebut berdampak pada 37 rumah, terdiri atas 25 rumah rusak berat, tujuh rusak sedang dan lima rusak ringan. Sebanyak 244 warga dari 64 kepala keluarga (KK) terdampak akibat musibah tersebut. Kondisi ini membuat sebagian warga harus menjalani masa tanggap darurat dengan keterbatasan tempat tinggal dan kebutuhan sehari-hari.

Merespons kondisi tersebut, KPS Makassar bergerak cepat menyalurkan bantuan langsung kepada warga terdampak. Dipimpin Ketua Rombongan, Sainal Lonard, para relawan hadir membawa berbagai kebutuhan pokok sekaligus memberikan dukungan moral kepada masyarakat yang sedang berusaha bangkit setelah kehilangan rumah dan harta benda. 

Informasi Polres Makassar

Bantuan yang disalurkan meliputi 15 rak telur, 25 dos air mineral, 10 zak beras ukuran 10 kilogram, 20 dos mi instan, dua lusin minyak goreng, dua lusin minyak telon, dua lusin sabun mandi bayi, dua karton popok bayi, dua dos atau 400 saset kopi Kapal Api, 150 bungkus roti kaya, dua dos pakaian bekas layak pakai serta delapan lembar terpal.
Ketua Rombongan KPS Makassar, Sainal Lonard, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan semangat berbagi kepada masyarakat yang sedang menghadapi ujian. Menurutnya, kepedulian sosial tidak harus menunggu seseorang memiliki banyak, tetapi dapat diwujudkan melalui keikhlasan untuk berbagi sesuai kemampuan.

"Bantuan ini mungkin tidak mampu menggantikan seluruh kehilangan yang dialami saudara-saudara kita. Namun, kami ingin hadir dan memberikan semangat agar mereka tahu bahwa masih banyak orang yang peduli. Kita ingin berjalan bersama mereka sampai perlahan mampu bangkit kembali," ujar Sainal.
Ia menambahkan, semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kekuatan penting dalam menghadapi setiap bencana. Ketika masyarakat saling membantu, beban yang berat dapat dirasakan lebih ringan dan harapan untuk kembali menata kehidupan dapat tumbuh lebih kuat.
Menurut Sainal, aksi sosial tersebut juga menjadi ajakan kepada seluruh elemen masyarakat untuk tidak menutup mata terhadap kondisi sesama. Setiap bantuan, sekecil apa pun, memiliki arti ketika diberikan pada saat yang tepat kepada mereka yang membutuhkan.

Kehadiran relawan KPS Makassar mendapat sambutan hangat dari warga terdampak. Selain bantuan logistik, interaksi langsung antara relawan dan para penyintas menghadirkan dukungan emosional yang sangat berarti bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit.
Aksi KPS Makassar menjadi gambaran nyata bahwa kepedulian sosial masih menjadi kekuatan yang mampu menyatukan masyarakat. Semangat berbagi, gotong royong dan kebersamaan bukan sekadar slogan, melainkan nilai yang dapat diwujudkan melalui tindakan nyata untuk membantu sesama.

Dari Kandea 3, pesan kemanusiaan itu kembali menguat: musibah boleh menghadirkan kehilangan, tetapi kepedulian mampu menyalakan harapan. Melalui langkah sederhana dan ketulusan untuk berbagi, KPS Makassar turut menumbuhkan optimisme agar para korban tidak larut dalam kesedihan dan dapat kembali menata kehidupan dengan penuh keyakinan. (*Rz)

Top Hit

Politik

Pendidikan

Seputar Sulawesi

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN