SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, SMAN 5 Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan mengusung tema “Meneladani Sikap Rasulullah”, Kamis (3/9/2026). Kegiatan berlangsung khidmat dan semarak sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menanamkan nilai-nilai akhlak dan keteladanan kepada peserta didik.
Peringatan Maulid tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan, Mustakim, S.Pd., M.Si., Kepala Cabang Dinas Wilayah I Makassar–Maros, Asqar, S.Pd., M.M., jajaran Ikatan Alumni SMAN 5 Makassar (IKA), Ketua Komite, para guru purnabakti, guru, orang tua siswa, serta keluarga besar SMAN 5 Makassar.
Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud dukungan bersama terhadap upaya sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pada penguatan karakter, akhlak, dan nilai-nilai keagamaan peserta didik.
Rangkaian kegiatan diawali dengan ceramah keagamaan yang disampaikan Ustaz Icuk Rivai, Lc., yang merupakan pemenang Aksi Indosiar 2023. Pesan-pesan yang disampaikan memberikan penguatan kepada para siswa tentang pentingnya menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam menjalani kehidupan.
Suasana semakin semarak dengan hadirnya Ustaz Nur Maulana sebagai penceramah utama. Dai yang dikenal luas dengan gaya ceramahnya yang komunikatif tersebut menyampaikan tausiah yang sarat pesan moral dan mengajak seluruh peserta untuk mengamalkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Keteladanan Rasulullah SAW dinilai memiliki relevansi kuat dalam membentuk karakter generasi muda. Sikap jujur, amanah, santun, sabar, peduli, dan menghargai sesama menjadi nilai penting yang perlu terus ditanamkan di lingkungan sekolah.
Kepala SMAN 5 Makassar, Dr. H. Sudirman Kadir, S.Pd., M.M., mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap pembentukan karakter peserta didik.
“Kami berharap anak-anak dapat meneladani sikap Rasulullah SAW dan mengaplikasikannya dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Selain tausiah, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan ekstrakurikuler RAMNUT melalui lantunan sholawat dan nasyid. Penampilan tersebut menambah suasana religius sekaligus menjadi ruang bagi siswa untuk menampilkan kreativitas dan bakat yang mereka miliki.
Nuansa budaya lokal turut hadir melalui pembacaan puisi berbahasa Makassar beserta terjemahannya. Penampilan tersebut merupakan kolaborasi antara guru dan siswa SMAN 5 Makassar, sekaligus menunjukkan bahwa penguatan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan dengan upaya melestarikan budaya daerah.
Bagi keluarga besar SMAN 5 Makassar, kehadiran Ustaz Nur Maulana menjadi kebanggaan tersendiri. Kehadiran dua penceramah dalam satu rangkaian kegiatan diharapkan mampu memberikan inspirasi sekaligus motivasi kepada peserta didik untuk terus memperkuat iman dan meningkatkan kualitas akhlak.
Peringatan Maulid juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara sekolah, guru, siswa, orang tua, alumni, dan seluruh unsur yang mendukung proses pendidikan. Kebersamaan tersebut menjadi kekuatan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang harmonis, positif, dan kondusif bagi tumbuh kembang peserta didik.
Melalui kegiatan tersebut, SMAN 5 Makassar kembali menegaskan komitmennya untuk membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan, prestasi, karakter, dan akhlak. Pendidikan di sekolah diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepribadian yang baik.
Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW akhirnya menjadi pengingat bahwa keteladanan harus diwujudkan melalui tindakan nyata. Nilai-nilai Rasulullah SAW diharapkan tumbuh dalam keseharian siswa sehingga menjadi bekal dalam membangun masa depan yang lebih baik serta memberikan kontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. (*Rz)





