SOROTMAKASSAR -MAKASSAR.
DPD Perwakilan Umat Buddha Indonesia (WALUBI) Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali menegaskan komitmen dan empati sosialnya untuk menolong warga yang menjadi korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pada aksi kemanusiaan kali ini, WALUBI Sulsel menjalin sinergi bersama Yayasan Etika Moral Indonesia (YEMI), Majelis Rohaniwan Tridharma Agung se-Indonesia (Martrisia Agung) Komda Sumatera Selatan, serta CPS Group.
Logistik bantuan yang disiapkan meliputi 1 ton beras, 100 dus mie instan, 50 dus air mineral kemasan 600 ml, 200 lembar selimut berukuran 120 cm, hingga 25 lembar terpal pelindung berukuran 4x6 meter.
Seluruh perlengkapan tersebut dipercayakan penyerahannya melalui Komando Daerah TNI Angkatan Laut VI (Kodaeral VI) Makassar, untuk selanjutnya diangkut dan dibagikan kepada para penyintas gempa bermagnitudo 7,7 yang mengguncang kawasan NTT pada 15 Agustus 2026.
Prosesi penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Justin Prawira Liem sebagai perwakilan WALUBI Sulsel dan CPS Group, serta David Liong mewakili YEMI dan Martrisia Agung Sumsel. Pasokan logistik ini diterima secara langsung oleh Mayor Laut Sulihin yang mewakili pihak Kodaeral VI Makassar.
Agenda serah-terima paket bantuan kemanusiaan ini diselenggarakan di Kantor Sekretariat DPD WALUBI Sulsel yang berlokasi di Jalan Kajaolalido, Makassar, pada Senin (24/8/2026).
"Aksi ini menjadi bukti konkret kepedulian WALUBI Sulsel beserta para mitra organisasi terhadap saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah gempa," ungkap Justin.
Di sisi lain, David turut menyampaikan harapannya agar pasokan bantuan ini bisa meringankan beban para penyintas sekaligus menjadi wujud nyata rasa persaudaraan dan empati antarsesama.
Saat dimintai keterangan secara terpisah, Ketua DPD WALUBI Sulsel menyampaikan rasa duka yang mendalam atas peristiwa bencana gempa bumi yang melanda kawasan NTT tersebut.
Oleh karena itu, pihak WALUBI Sulsel bergerak cepat membangun komunikasi, koordinasi, serta kolaborasi dengan beragam elemen masyarakat demi mempercepat pengiriman bantuan guna meringankan duka para korban.
Pengiriman perlengkapan logistik melalui Kodaeral VI Makassar ini mencatatkan aksi tanggap bencana tahap kedua yang diinisiasi oleh WALUBI Sulsel.
Tepat sepekan sebelumnya, pada 18 Agustus 2026, penyaluran bantuan kemanusiaan tahap pertama telah lebih dahulu diberangkatkan lewat kerja sama dengan Divisi Infanteri 3 Kostrad.
"Langkah nyata DPD WALUBI Sulsel dalam mengulurkan tangan bagi korban gempa NTT merupakan bukti komitmen mendalam kami untuk selalu siap sedia membantu sesama. Bersama-sama, kita hadir demi nilai-nilai kemanusiaan," tegas Henry Sumitomo. (*)





