SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Diperkirakan 1.500 orang anak dan remaja akan mengikuti kegiatan "Kamp Nasional II Remaja dan Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT)" yang dilaksanakan di Jemaat Parandangan, Klasis Parandangan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Rabu,(01/05/2019).

Sebanyak 1.500 orang anak dan remaja ini berasal dari 93 Klasis dalam lingkup Gereja Toraja yang tersebar di 17 Provinsi di Indonesia.
"Kegiatan Kamp Nasional ini adalah salah satu wadah pembinaan dan pengembangan bakat anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa, secara khusus di lingkup Gereja Toraja," ucap Feny pendamping dari Klasis Masamba, Luwu Utara kepada media ini, Rabu (01/05/2019).

"SMGT Klasis Masamba memberangkatkan 12 orang anak dan remaja pilihan dari 10 jemaat se-Klasis Masamba. Sebanyak 12 oranganak menandakan 12 rasul murid Yesus," tambah Feny.
Diungkapkan Feny, "Remaja Teguh Karena Berakar Dalam Kristus", tema ini berhubungan dan sesuai intisari dari tema Sidang Sinode Am (SSA) XXIV Gereja Toraja.
Siaran pers yang diterima awak media ini dari Panitia Pelaksana menyebutkan, ibadah pembukaan Kamp Nasional Remaja dan Sekolah Minggu Gereja Toraja akan dilaksanakan pada pukul 10.00 Wita.
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, dijadwalkan menghadiri ibadah pembukaan tersebut.
Ibadah sebagai inti kegiatan. Tapi di dalamnya berisi beberapa kegiatan, diantaranya video pendek, inspirasi tokoh Alkitab, outbond, BGA (Love My Bible), EE For Teens (Umpakareba Kasalamaran) serta remaja sebagai pelopor keselamatan berkendara. (yustus)
Diperkirakan 1.500 orang anak dan remaja akan mengikuti kegiatan "Kamp Nasional II Remaja dan Sekolah Minggu Gereja Toraja (SMGT)" yang dilaksanakan di Jemaat Parandangan, Klasis Parandangan, Kecamatan Buntu Pepasan, Kabupaten Toraja Utara, Sulsel, Rabu,(01/05/2019).

Sebanyak 1.500 orang anak dan remaja ini berasal dari 93 Klasis dalam lingkup Gereja Toraja yang tersebar di 17 Provinsi di Indonesia.
"Kegiatan Kamp Nasional ini adalah salah satu wadah pembinaan dan pengembangan bakat anak dan remaja sebagai generasi penerus bangsa, secara khusus di lingkup Gereja Toraja," ucap Feny pendamping dari Klasis Masamba, Luwu Utara kepada media ini, Rabu (01/05/2019).

"SMGT Klasis Masamba memberangkatkan 12 orang anak dan remaja pilihan dari 10 jemaat se-Klasis Masamba. Sebanyak 12 oranganak menandakan 12 rasul murid Yesus," tambah Feny.
Diungkapkan Feny, "Remaja Teguh Karena Berakar Dalam Kristus", tema ini berhubungan dan sesuai intisari dari tema Sidang Sinode Am (SSA) XXIV Gereja Toraja.
Siaran pers yang diterima awak media ini dari Panitia Pelaksana menyebutkan, ibadah pembukaan Kamp Nasional Remaja dan Sekolah Minggu Gereja Toraja akan dilaksanakan pada pukul 10.00 Wita.
Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan dan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae, dijadwalkan menghadiri ibadah pembukaan tersebut.
Ibadah sebagai inti kegiatan. Tapi di dalamnya berisi beberapa kegiatan, diantaranya video pendek, inspirasi tokoh Alkitab, outbond, BGA (Love My Bible), EE For Teens (Umpakareba Kasalamaran) serta remaja sebagai pelopor keselamatan berkendara. (yustus)








