"Ngopi Kamtibmas" di Kunjung Mae: Menyemai Kedamaian dari Lorong Rajawali

SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.
Sebuah inisiatif segar bertajuk "Ngopi Kamtibmas" terus bergulir membelah malam di sudut-sudut Kota Makassar. Program yang mengusung tema sentral “Mari Kita Wujudkan Situasi Kamtibmas yang Aman dan Kondusif” ini bukan sekadar pertemuan formal, melainkan manifestasi nyata dari visi Presisi Kapolri yang mengedepankan Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan.

Langkah taktis yang digagas oleh Kapolrestabes Makassar ini bertujuan menciptakan kinerja kepolisian yang ideal, menjamin stabilitas keamanan nasional, serta memperkokoh kemitraan strategis antara TNI dan Polri. Melalui pendekatan pencegahan dan keadilan restoratif, program ini menjadi jembatan dialog yang menyentuh langsung akar rumput.

Rabu malam (4/2/2026), giliran Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, yang menjadi episentrum silaturahmi tersebut. Bertempat di Jalan Rajawali Lr. 29, suasana keakraban menyeruak di tengah kerumunan. Menariknya, meski rintik hujan ringan sempat menyapa, para hadirin tetap bergeming, tak bergeser dari tempat duduk mereka, seolah terhipnotis oleh hangatnya dialog yang tercipta.

Camat Mariso, Aswin Kartapati Harun, S.STP., M.Si., mengawali sambutan dengan apresiasi tinggi atas kolaborasi harmonis yang terjalin di wilayahnya. Ia memuji sinergi antara Lurah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat RT/RW yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan di Kecamatan Mariso.

Dalam sesi interaktif, Camat Mariso dengan lugas menjawab kegelisahan warga terkait kebijakan daerah. Beliau menjelaskan bahwa setiap regulasi yang dijalankan Pemerintah Kota Makassar, termasuk perihal retribusi sampah, telah melalui koridor legalitas melalui kesepakatan dengan DPRD sebagai representasi suara rakyat.

Terkait isu penertiban pedagang kaki lima (PKL), Aswin menekankan pendekatan humanis yang selama ini dikedepankan. Ia menegaskan bahwa tidak ada tindakan represif apalagi penangkapan, melainkan komunikasi persuasif yang menjadi kunci utama penataan kota agar tetap tertib tanpa mengesampingkan sisi kemanusiaan.

Momentum utama hadir saat Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, SH., S.IK., M.Si., memberikan arahannya. Dengan nada yang teduh namun tegas, perwira menengah ini memuji kedewasaan warga Mariso dalam menjaga kondusifitas wilayah yang selama ini telah berjalan sangat baik.

Kombes Pol Arya Perdana kembali menegaskan komitmen mutlak Polri untuk hadir sebagai pelayan dan pelindung masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa keamanan bukanlah produk instan dari aparat semata, melainkan sebuah ekosistem yang membutuhkan partisipasi aktif dan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat.

Menanggapi kekhawatiran warga menjelang bulan suci Ramadhan yang tinggal menghitung hari, Kapolrestabes memberikan jaminan ketenangan. Polri dipastikan akan melipatgandakan kesiapsiagaan guna mengawal kekhusyukan ibadah masyarakat dari segala potensi gangguan ketertiban.

Dialog yang berlangsung di bawah temaram lampu lorong ini turut dihadiri oleh Danramil Kecamatan Mariso, Mayor Inf. Mulyono Lapondondo, serta Lurah Kunjung Mae, Syafruddin, SE., MM. Kehadiran mereka mempertegas soliditas kepemimpinan di tingkat akar rumput.

Tak ketinggalan, kehadiran Babinsa Sertu Ari Asep Sitakka dan Bhabinkamtibmas Aiptu Jirana Talibe, bersama sejumlah pejabat utama Polrestabes, semakin melengkapi potret kebersamaan malam itu. Mereka berbaur tanpa sekat dengan tokoh masyarakat dan warga yang antusias menyuarakan harapan mereka.

Kegiatan "Ngopi Kamtibmas" ini menjadi simbol kekuatan tiga pilar bangsa yang berdiri tegak dalam satu visi. Di tangan mereka, kemanan dan ketertiban bukan lagi sekadar slogan, melainkan realitas yang dirasakan langsung oleh masyarakat di lorong-lorong kota.

Pertemuan malam itu diakhiri dengan kesepakatan tak tertulis bahwa setiap warga adalah mata dan telinga bagi keamanan lingkungannya sendiri. Sebuah filosofi sederhana yang lahir dari secangkir kopi, namun memiliki dampak besar bagi keberlangsungan hidup rukun di Kota Makassar.

Hingga acara berakhir, sisa-sisa rintik hujan seolah menjadi saksi bisu lahirnya komitmen baru untuk menjaga Mariso tetap menjadi rumah yang aman bagi siapa saja. Sebuah potret pengabdian yang tulus, di mana sinergi adalah kunci dan silaturahmi adalah fondasi utamanya. (*Aan'82)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN