SOROTMAKASSAR -- Sinjai.
Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (19/04/2019) malam menyebabkan terjadinya banjir di beberapa titik di Kota Sinjai dengan ketinggian bervariasi, dari sebatas lutut hingga sebatas tumit.
Menyikapi hal tersebut, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa merespon cepat dan langsung turun ke lapangan, guna meninjau beberapa titik genangan di Kota Sinjai, Sabtu (20/04/2019) pagi.
Titik genangan yang dipantau yakni beberapa drainase yang tersumbat seperti yang ada di Jalan Persatuan Raya (Cakkempong), Jalan Yahya Mathan, Jalan Stadion Mini, Jalan Sam Ratulangi dan SMAN 5 Sinjai.
Usai melakukan pemantauan, Bupati mengatakan, dari semua titik genangan yang dipantau, hampir semua drainase tidak berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan banyaknya sedimen lumpur dan sampah sehingga perlu diangkat dan dibersihkan.
"Setelah kita pantau tadi, kita melihat sistem drainase yang kurang baik dan ditambah banyaknya sampah yang tersangkut di drainase menyebabkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan tergenang,” ungkap Bupati.
Mengatasi hal tersebut, Bupati sudah memerintahkan kepada instansi teknis untuk turun bersama-sama membersihkan sampah yang ada di drainase tersebut.
"Saya sudah perintahkan kepada instansi PU untuk melakukan pengerukan sedimen lumpur dan membersihkan sampah yang ada di drainase sehingga aliran air bisa lancar kembali dan saya juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang tempat," katanya.
Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada kemungkinan terjadinya bencana mengingat cuaca ekstrim di Sinjai diprediksi akan terjadi hingga akhir bulan juni.
Dalam pemantauan ini Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar, Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sinjai Drs. Budiaman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sinjai Arifuddin.
Sebelumnya hujan deras disertai angin kencang terjadi di Sinjai, Jumat (19/04/2019) dini hari. Akibatnya, sejumlah jalan di Sinjai tergenang air.
Beberapa jalan utama yang terendam air antara lain Jalan Bulu Lohe, Jalan Krakatau, Jalan Tondong, Jalan Dr. Hamka dan Jalan Jenderal Sudirman.
Banjir juga sempat membuat panik pemilik kafe dan pengunjung di kawasan kuliner di Jalan Tondong. Saat hujan deras terjadi kawasan kuliner tersebut padat pengunjung.
Selain banjir, sejumlah pohon yang sudah berusia tua tumbang dan menutupi badan jalan. Seperti pohon yang tumbang di depan Kantor Bank Mandiri, Jalan Persatuan Raya. (AaN)
Hujan dengan intensitas tinggi sejak Jumat (19/04/2019) malam menyebabkan terjadinya banjir di beberapa titik di Kota Sinjai dengan ketinggian bervariasi, dari sebatas lutut hingga sebatas tumit.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Sinjai A. Seto Gadhista Asapa merespon cepat dan langsung turun ke lapangan, guna meninjau beberapa titik genangan di Kota Sinjai, Sabtu (20/04/2019) pagi.
Titik genangan yang dipantau yakni beberapa drainase yang tersumbat seperti yang ada di Jalan Persatuan Raya (Cakkempong), Jalan Yahya Mathan, Jalan Stadion Mini, Jalan Sam Ratulangi dan SMAN 5 Sinjai.
Usai melakukan pemantauan, Bupati mengatakan, dari semua titik genangan yang dipantau, hampir semua drainase tidak berfungsi dengan baik. Hal ini disebabkan banyaknya sedimen lumpur dan sampah sehingga perlu diangkat dan dibersihkan.
"Setelah kita pantau tadi, kita melihat sistem drainase yang kurang baik dan ditambah banyaknya sampah yang tersangkut di drainase menyebabkan aliran air tersumbat sehingga menyebabkan tergenang,” ungkap Bupati.
Mengatasi hal tersebut, Bupati sudah memerintahkan kepada instansi teknis untuk turun bersama-sama membersihkan sampah yang ada di drainase tersebut.
"Saya sudah perintahkan kepada instansi PU untuk melakukan pengerukan sedimen lumpur dan membersihkan sampah yang ada di drainase sehingga aliran air bisa lancar kembali dan saya juga mengharapkan kepada masyarakat untuk tidak membuang sampah disembarang tempat," katanya.
Bupati juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada kemungkinan terjadinya bencana mengingat cuaca ekstrim di Sinjai diprediksi akan terjadi hingga akhir bulan juni.
Dalam pemantauan ini Bupati didampingi oleh Ketua DPRD Sinjai Abd. Haris Umar, Kapolres Sinjai AKBP Sebpril Sesa, Dandim 1424 Sinjai Letkol Inf Oo Sahrojat, Pelaksana Tugas Kepala BPBD Sinjai Drs. Budiaman dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Sinjai Arifuddin.
Sebelumnya hujan deras disertai angin kencang terjadi di Sinjai, Jumat (19/04/2019) dini hari. Akibatnya, sejumlah jalan di Sinjai tergenang air.
Beberapa jalan utama yang terendam air antara lain Jalan Bulu Lohe, Jalan Krakatau, Jalan Tondong, Jalan Dr. Hamka dan Jalan Jenderal Sudirman.
Banjir juga sempat membuat panik pemilik kafe dan pengunjung di kawasan kuliner di Jalan Tondong. Saat hujan deras terjadi kawasan kuliner tersebut padat pengunjung.
Selain banjir, sejumlah pohon yang sudah berusia tua tumbang dan menutupi badan jalan. Seperti pohon yang tumbang di depan Kantor Bank Mandiri, Jalan Persatuan Raya. (AaN)








