Kelangkaan Minyak Goreng, Pengaruhi Kenaikan Harga Takjil Ramadhan di Pinrang

Laporan: Atika Qatira
Mahasiswa Komunikasi Unismuh Makassar

SOROTMAKASSAR -- PINRANG.

Ramadhan tahun ini 1443 H, terasa sangat jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan itu pada harga takjil Ramadhan yang mengalami kenaikan, drastis dari sebelumnya, akibat kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng di pasaran, khususnya di Kabupaten Pinrang dan sekitarnya.

Kenaikan harga minyak goreng ini, ikut memaksa penjual takjil untuk menyesuaikan harga kue-kue khas Pinrang yang dijual, untuk hidangan berbuka puasa. Jelas, kondisi ini akan berpengaruh ke masyarakat kalangan menengah ke bawah, terlebih seorang pedagang kecil yang sedang berusaha mencari nafkah.

Salah seorang penjual takjil, Jurana, kepada media Selasa, (05/04/20220) kemarin mengakui, turut merasakan dampak dari kelangkan minyak goreng yang terjadi belakangan ini. Sehingga dia lakukan penyesuaian harga kue kue.

"Akibat penyesuaian harga, minat konsumen untuk membeli takjil agak menurun," terang Jurana yang beralamat di desa Amassangang Pinrang.

Salah seorang penggemar takjil di Ammasangang Pinrang, Ainun mengatakan, dulu harga kue kue hanya Rp.1000 perbiji.

"Kini, harganya naik menjadi Rp.5000 per 3-4 biji dengan ukuran yang lebih kecil," katanya. (*)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN