SOROTMAKASSAR, Takalar-
Peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar ke-62 dilaksanakan di Gedung DPRD Takalar, Kamis pagi, 10 Februari 2022, yang dibuka Ketua DPRD Takalar, Darwis Sijaya dalam Sidang Paripurna yang berlangsung penuh hikmad dibawah guyuran hujan deras.
Sidang Paripurna DPRD Takalar dengan agenda tunggal peringatan Hari Jadi Kabupaten Takalar itu, menjadi momen penting bagi Bupati Takalar, Syamsari Kitta untuk berpamitan kepada rakyat Takalar menjelang akhir masa jabatan periode pertama sebagai Bupati Takalar.
"Saya mohon maaf dengan segala kekurangan yang ada, dan terima kasih atas kerja sama yang telah diberikan, kepada semua jajaran pemerintahan Kabupaten Takalar dan segenap elemen masyarakat. Ini adalah saat terakhir saya sebagai Bupati Takalar," kata Syamsari menutup sambutanya.
Mantan Anggota DPRD Sulsel yang menggatikan Dr Burhanuddin Baharuddin sebagai Bupati Takalar, telah memastikan diri tidak akan maju lagi sebagai Bupati Takalar untuk menjalani periode kedua.
Dia memohon restu dan doa rakyat Takalar untuk pindah kelas pengabdian menuju DPR RI, itupun kalau rakyat masih memberikan restu dan pilihannya.
Dalam kurun waktu 4 tahun menjalani kepemimpinannya sebagai Bupati Takalar, dia menyadari banyak yang belum dicapai dari program kerja yang pernah dijanjikan.
Namun, Syamsari tidak ingin berlebihan kalau menunjuk beberapa keberhasilan dan pencapaian yang cukup membanggakan dan mengangkat nama baik Kabupaten Takalar, baik di lingkup provinsi Sulsel maupun pada tingkat nasional.
"Tentu pencapaian itu berkat dukungan dan kerjasama semua pihak," ucapnya.
.
Rangkaian Hari Jadi Kabupaten Takalar ini, ada beberapa kegiatan yaitu, penghijauan, percepatan capaian vaksinasi, ramah tamah dengan semua komponen masyarakat Takalar, dan puncak kegiatannya di Gedung DPRD Takalar.
Acara dimulai dengan pemutaran film pendek tentang aktivitas pembangunan selama kepemimpnan Syamsari Kitta.
Kemudian Ketua DPRD Takalar, Darwis Sijaya membacakan riwayat Hari Jadi Takalar, sejak dari terbentuknya jadi kabupaten, pada 10 Februari 1960, hingga para tokoh pejuang Kabupaten Takalar, dan mantan bupati yang pernah memimpin Kabupaten Takalar.
Selanjutnya diakhiri dengan penandatangan kerjasama dan Mou pendirian universitas di Takalar dan pemberian bantuan dari dari Gubernur Sulsel sebesar Rp 15 miliyar untuk pembangunan tanggul penahan abrasi di sepanjang pantai Galesong, pemberian Piagam Penghargaan untuk Kabupaten Takalar, dan penyerahan bantuan CSR.
Sementara Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menyatakan masyarakat Takalar harus bangga dengan beberapa capaian pembangunan di Kabupaten Takalar, tentu semuanya harus dijaga dan dikawal agar hasilnya dapat lebih dirasakan oleh rakyat Takalar. (dar)








