Sengketa Lahan Memanas, Bentrokan Dua Kelompok di Panakkukang Lukai Empat Orang

SOROTMAKASSAR —- MAKASSAR, Kapolsek Panakkukang Kompol Hj. Ema Ratna AR mengatakan bentrokan antara dua kelompok yang bersengketa lahan di Jalan Prof. Dr. Abdurahman Basalamah, Kelurahan Karampuang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Minggu (26/7/2026), menyebabkan empat orang terluka dan sejumlah kendaraan mengalami kerusakan. Aparat kepolisian bersama unsur terkait telah mengendalikan situasi dan mengantisipasi kemungkinan bentrokan susulan.

"Empat orang mengalami luka dan dirawat di Rumah Sakit Ibnu Sina. Tidak ada korban jiwa. Saat ini situasi di lokasi sudah aman dan kondusif," kata Ema.

Ia melanjutkan, peristiwa bermula sekitar pukul 14.15 Wita ketika sekitar 50 orang datang dari arah Jalan Racing Center dan menyerang kelompok yang diduga sedang menjaga lahan sengketa. Personel Polsek Panakkukang yang dipimpin Kanit Intelkam AKP Sukarman bersama Panit Resmob Ipda Muhammad Ikbal segera mendatangi lokasi dan berupaya melerai serta mengimbau kedua kelompok menghentikan aksi saling serang.

Namun, kata Ema, situasi terus memanas. Kedua kelompok terlibat bentrokan menggunakan busur, parang, balok, batu, dan potongan atap seng. Kelompok yang menjaga lahan kemudian mundur ke arah Jembatan Jalan Abdullah Daeng Sirua sebelum akhirnya dipukul mundur oleh kelompok penyerang.

Menurut Ema, bentrokan juga diikuti aksi perusakan terhadap kendaraan yang berada di sekitar lokasi. Satu unit mobil Toyota Calya bernomor polisi DD 1016 LP mengalami kerusakan, empat sepeda motor dirusak, dan satu unit sepeda motor Honda KLX dibakar.

Sekitar pukul 15.00 Wita, Ema bersama Kanit Reskrim Polsek Panakkukang Iptu Uji Mugni dan personel gabungan tiba di lokasi untuk memimpin pengamanan serta mengimbau massa menahan diri. Situasi mulai berangsur kondusif pada pukul 15.50 Wita dan hingga pukul 16.30 Wita kondisi di lokasi dinyatakan aman.

Keempat korban luka masing-masing Firman (30), Ibnu Sahid (21), Muhammad Awaluddin Arfan (25), dan Rian (22). Seluruhnya mengalami luka akibat terkena busur dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Ibnu Sina.

Berdasarkan hasil pendataan aparat, jelas Kapolsek, bentrokan dipicu sengketa kepemilikan lahan antara pihak yang disebut sebagai Robert dan ahli waris Solo Bin Budu. Perselisihan tersebut telah berlangsung sekitar satu tahun dan belum menemukan penyelesaian.

"Kepolisian bersama aparat terkait masih berkoordinasi untuk memantau perkembangan situasi di lokasi serta mencegah terjadinya bentrokan susulan," tandas Kapolsek Panakkukang Kompol Hj. Ema Ratna AR. (Hdr)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN