Diduga Dipicu Anak Bermain Api, Dua Perempuan Tewas dalam Kebakaran Hebat di Mamajang

SOROTMAKASSAR, MAKASSAR – Danramil 1408-06/Mamajang Mayor Arh H. Jamaluddin mengungkapkan, kebakaran yang melanda dua rumah warga di Jalan Tanjung Alang, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang, Kota Makassar, Kamis (23/7/2026) malam, diduga dipicu seorang anak yang bermain api. Insiden yang terjadi sekitar pukul 19.25 Wita itu merenggut dua korban jiwa dan mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Mayor Jamaluddin menjelaskan, rumah yang terbakar merupakan milik H. Muhammad Jamil (62), wiraswasta, dan Endy (52), buruh harian lepas. Keduanya merupakan warga Jalan Tanjung Alang, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang.

Lanjutnya, berdasarkan keterangan saksi Adi (51), saat kebakaran terjadi dirinya berada sekitar 200 meter dari lokasi. Ia mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan, kemudian berlari menuju tempat kejadian sambil mengajak warga sekitar membantu memadamkan api.

"Meski warga berupaya melakukan pemadaman secara manual, kobaran api terus membesar sehingga sulit dikendalikan," jelas Mayor Jamaluddin.

Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Makassar, urai Danramil Mamajang, tiba di lokasi sekitar pukul 19.35 Wita dan langsung melakukan pemadaman. Api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 19.50 Wita.

Dalam peristiwa tersebut, jelas Mayor Jamaluddin, dua perempuan ditemukan meninggal dunia setelah terjebak di dalam kobaran api. Korban masing-masing Daeng Puji (60) dan Nani (46), yang keduanya berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Jenazah kedua korban dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara pada pukul 19.56 Wita.

Setelah proses pendinginan selesai dan kondisi dinyatakan aman, seluruh armada pemadam kebakaran meninggalkan lokasi sekitar pukul 21.05 Wita.

Ungkap Mayor Jamaluddin, selain menelan dua korban jiwa, kebakaran juga menghanguskan dua unit rumah dengan nilai kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.

"Analisis awal menunjukkan peristiwa tersebut menjadi pengingat masih rendahnya pengawasan terhadap anak-anak serta pentingnya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya penggunaan api, terutama di kawasan permukiman yang padat," bebernya.

Saat ini, penanganan kasus masih dilakukan Polsek Mamajang. Aparat kewilayahan juga terus memantau perkembangan situasi dan melaporkan setiap perkembangan kepada komando atas, tandas Danramil 1408-06/Mamajang Mayor Arh H. Jamaluddin. (Hdr)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN