Pater Samuel Maranresy, MSC: Rayakan Kemenangan Paskah, Umat Katolik Diajak jadi Saksi Kristus

SOROTMAKASSAR, SULAWESI SELATAN - Tri Hari Suci sebagai rangkaian Hari Raya Paskah bagi umat Katolik di Paroki Siti Maryam Saluampak, Luwu Utara, Sulawesi Selatan berlangsung meriah. Perayaan Tri Hari Suci Paskah dilaksanakan di Wilayah 2 Gereja Katolik Stasi Santo Antonius Pangalli, Desa Dandang Kecamatan Sabbang Selatan Luwu Utara, Minggu 31 Maret 2024.

Perayaan Paskah Paroki Siti Maryam Saluampak Wilayah 2 dihadiri Kepala Desa Dandang, Haeruddin Jumain, Kepala Dusun Pangalli Natal, Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Dandang.

Provinsial MSC Indonesia, Pater Samuel Maranresy dalam homilinya, mengajak umat Katolik semakin mendewasakan iman spiritualitas selaras tema paskah yang digaungkan Tahun 2024 ini yakni," Hidup Sebagai Alat Kebenaran Nya." Dengan Firman Tuhan dalam Roma 6 ayat 13 berbunyi,' Dan janganlah kamu menyerahkan anggota-anggota tubuhmu kepada dosa untuk dipakai sebagai senjata kelaliman, tetapi serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang , yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran'.

Pater Samuel menyatakan, hidup sebagai seorang Katolik hendaknya berani menjadi saksi keselamatan Kristus bagi sesama.

“Tidak hanya iman yang tumbuh, tetapi iman yang berbuah dalam kesaksian. Berbuah di mana saja, kapan saja. Hendaknya kita berani menjadi saksi Kristus sebagai saksi keselamatan,” ujarnya.

Menurutnya, Paskah bagi umat Kristiani merupakan kesempatan baik umat Katolik untuk merefleksikan, merenungkan dsn memaknai perjalanan hidup seorang beriman. Peristiwa sengsara, wafat dan kebangkitan dari kematian Yesus Kristus Tuhan Raja Semesta Alam menjadi permenungan bahwa, dinamika kehidupan yang tidak jarang membawa manusia jatuh kedalam dosa atau kebiasaan buruk dipulihkan kembali oleh penebusan dan pengorbanan Yesus di Kayu Salib. Kebangkitan Yesus juga menjadi keyakinan Iman bahwa, Allah berkuasa dan menang atas alam maut.

Kembali peristiwa demi peristiwa suci yang dirayakan selama sepekan penuh mulai Minggu Palma, Kamis Putih, Jumat Agung, Sabtu Suci atau Vigili Paskah, dan Paskah.

Peristiwa-peristiwa agung tergambar dengan keteladanan Yesus dalam kesiapan diri melaksanakan kehendak Tuhan, penyerahan diri untuk kesetiaan dan ketaatan didalam pelayanan, kerelaan dan pengorbanan demi penebusan keselamatan seluruh umat manusia.

“Nilai-nilai itulah yang harus hidup dan implementatif pada diri umat Katolik di setiap zaman sebagai murid yang diutus sebagai saksi keselamatan bagi umat manusia,” tambah Pater Samuel.

Perayaan Paskah 2024 Paroki yang berusia 47 tahun dalam memulai karya pelayanan ditengah masyarakat Luwu dan Luwu Utara juga diwujudkan dalam aksi belarasa.

Ketua Wilayah II (dua) didampingi Ketua Panitia Paskah 2024, Daniel Dae mengatakan bahwa, perayaan paskah berlangsung aman dan lancar. Beberapa pastor dan Frater tamu dari luar daerah turut didatangkan untuk melayani kebutuhan umat dalam perayaan Tri Hari Suci Paskah di beberapa titik pelaksanaan

Kemeriahan Paskah 2024 tidak hanya berlangsung bagi umat Katolik Paroki, juga di wilayah I (satu) dan wilayah III (tiga), juga memeriahkan Paskah dengan pelaksanaan kegiatan Misa Ekaristi.

Peristiwa Paskah semestinya membawa umat Kristiani secara khusus, dan manusia pada umumnya untuk semakin dekat dengan Yesus. Semakin memiliki kemiripan dengan karakter dan keteladanan Yesus dalam kehidupan nyata. Mampu menghayati dan menghidupi untuk mengungkapkan kebenaran, berkorban untuk nendatangkan kebaikan, kesetiaan di tengah kesulitan dan tantangan hidup, ketaatan kepada Allah untuk tidak lelah berbuat kasih kepada sesama meskipun disakiti dan dilukai, serta berani memaafkan dan mengampuni mereka yang telah berbuat buruk kepada kita. Kedekatan inilah yang senantiasa diharapkan dan diupayakan untuk terus menjadi pribadi yang semakin dewasa dalam hidup imannya.

Pater Provinsial MSC Indonesia berharap, peristiwa Paskah di tahun ini menjadi penyemangat untuk bergerak bersama memulihkan kehidupan yang lebih baik. Baik secara pribadi, kelompok, maupun bersama sebagai satu saudara. Wujud nyata dari upaya memulihkan kehidupan yang lebih baik yakni, menghargai setiap perbedaan sebagai anugerah untuk saling melengkapi bukan saling melukai. Menjaga keselamatan dan kebaikan dalam hidup bersama dengan saling memberi ruang untuk bertumbuh dan berkembang. Juga, perlu adanya berkolaborasi dan bekerjasama untuk mendatangkan berkat dan manfaat bersama, berjuang bersama di tengah kesulitan tanpa harus menyingkirkan yang lain, serta bersikap legowo, memaafkan, sembari menata kembali relasi dan persaudaraan yang harmonis.

“Paskah adalah perayaan keselamatan yang dapat dirayakan oleh siapa pun, dan dalam situasi apa pun. Karena setiap orang merindukan keselamatan dalam hidupnya. Kebangkitan Tuhan juga menjadi semangat bersama kebangkitan persaudaraan yang saling merangkul dalam perbedaan untuk menata kehidupan yang membawa manfaat dengan lebih baik,” jelas Pater Samuel. Provinsisl MSC Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia Paskah Wilayah II (dua), sekaligus Ketua Gereja Katolik Stasi Santo Antonius Pangalli, Yustus Bunga menerangkan bahwa, peristiwa Paskah atau kebangkitan Yesus dari kematian semestinya membawa umat Kristiani secara khusus, dan manusia pada umumnya untuk semakin dekat dengan Yesus. Semakin memiliki kemiripan dengan karakter dan keteladanan Yesus dalam kehidupan nyata. Dan mampu menghayati, menghidupi untuk mengungkapkan kebenaran, berkorban untuk mendatangkan kebaikan, kesetiaan ditengah kesulitan dan tantangan hidup.

Dia menambahkan bahwa, ketaatan kepada Allah untuk tidak lelah berbuat kasih kepada sesama walaupun disakiti, di bully dan dilukai, serta berani memaafkan dan mengampuni mereka yang telah berbuat buruk kepada kita.

" Dengan demikian kemenangan Paskah adalah kemenangan atas kebaikan hati terhadap kebencian, kemenangan pengampunan terhadap balas dendam, kemenangan hati yang baik terhadap hati yang keras. Intinya Paskah mengajak umat Kristiani terlebih khusus umat Katolik untuk menepis kebencian, mengurai dendam, mencairkan kebekuan hati dengan menaburkan cinta dan kebaikan," jelasnya.

Sekadar diketahui bahwa Paskah Wilayah II (dua) meliputi Gereja Katolik Stasi Santo Antonius Pangalli, Stasi Stefanus Rambakulu, Stasi Santo Paulus Rante Bone, Stasi Santo Yakobus To' Bau, Stasi Santo Yohanes Pembabtis Tondok Tanga, Stasi Santo Martinus Tete Uri, Stasi Mangkallang dan Gereja Katolik Stasi Lara Tiga.


Pewarta: Yustus

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN