SOROTMAKASSAR -- Selayar.
Sosialisasi Wawasan Kebangsaan MPR-RI Muhammad Rapsel Ali, anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai NasDem Dapil Sulsel 1 membidangi BUMN, Perindustrian, Perdagangan, UMKM bekerjasama KNPI Selayar berlangsung di ruang pola Kantor Bupati Kepulauan Selayar, Jumat (13/11/2020).
Rapsel Ali dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini salah satu agenda dalam kunjungan Daerah Pemilihan (Dapil) di Kepulauan Selayar yang berlangsung selama empat hari mulai Kamis sampai Minggu (12-15/11/2020).
Hadir dalam kegiatan ini, Sekda Kepulauan Selayar, Dr. Ir. H. Marjani Sultan, M.Si, Kapolres diwakili Kasat Intel AKP Andi Agus yang sekaligus menjadi pemateri.
Sosialisasi ini diikuti ratusan peserta utusan Desa, diantaranya Desa Bontona Saluk sebanyak 35 peserta dengan koordinator Andi Ahmad Rais, akrab Kunci Pembuka. Juga peserta dari Desa Tamalanrea.
Ketua DPD KNPI Kepulauan Selayar, Akbar Putera dalam sambutannya. mengatakan, kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Muhammad Rapsel Ali karena kami dipercayakan sebagai pengurus DPD KNPI Selayar dan sebagai pelaksana Sosialisasi Kebangsaan MPR-RI di Kabupaten Kepulauan Selayar.
Ini menjadi skil bagi kami para pemuda, karena ditengah pandemi Covid-19 ini, tentunya kami sebagai pemuda di Kepulauan Selayar ini harus terus memiliki semangat dan memiliki kekuatan dan tentu itu berdasar.

"Dasarnya menggunakan identik 4 pilar berbangsa dan bernegara ini yang menjadi dasar kita lebih bersemangat mempertahankan bangsa dan negara itu juga menjadi bersinergi sebagai pemuda," ucapnya.
Sekda Kepulauan Selayar, DR. Ir. Marjani Sultan mengatakan, malam hari ini kita berkumpul untuk mendengarkan satu ilmu mengenai wawasan kebangsaan.
"Orang bijak mengatakan, bahwa ditempat manapun adalah sekolahku dan kepada siapapun adalah guruku," tuturnya.
Marjani menambahkan, berdirinya sebuah negara memiliki beberapa syarat diantaranya ada wilayah, ada rakyat ada pemerintah dan bahkan ada pengakuan dari negara lain.
Wawasan kebangsaan adalah cara pandang negara kita terhadap dirinya, ada 4 pilar kebangsaan yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI dan 4 pilar yang wajib dipertanyakan di Indonesia.
"Terimakasih kepada bapak Muh Rapsel atas inisiasi karena telah melakukan inisiasi tentang wawasan kebangsaan kepada kita semua," ucap Marjani.
Sementara Rapsel Ali dalam sambutannya sekaligus membuka acara secara resmi mengatakan, kapasitas saya selaku anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) diamanahkan UU melakukan sosialisasi wawasan kebangsaan atau sosialisasi 4 pilar.
Dalam mengamalkan wawasan kebangsaan kita sebagai pemuda dengan mengamalkan kearifan lokal karena ada nilai-nilai suci, luhur, ketulusan, yang diwariskan oleh para leluhur kita dan itu terbukti bahwa kearifan lokal itu mampu mempersatukan negeri ini.
Ada ribuan bahasa, suku, sehingga negara kita hingga saat ini tetap berdiri sebagai negara kesatuan republik Indonesia.
Pesan saya kepada pemuda-pemudi kita sebagai generasi penerus punya tanggung jawab moral maupun nilai kebangsaan untuk tetap bekerja sesuai dengan kemampuan kita. Karena tanpa kebersamaan kita tidak akan bisa mnjadi besar dan kuat.
"Olehnya itu mari kita membangun, menjaga kearifan lokal dengan mencintai dan membangun daerah kita yaitu Kabupaten Kepulauan Selayar," tukas Rapsel Ali.
Rangkaian dilanjutkan dengan pemberian materi dan sesi tanya jawab, serta ditutup dengan foto bersama. (Ucok Haidir)








