SOROTMAKASSAR -- Toraja Utara.
Mengalami depresi setelah lama menderita penyakit komplikasi dan tidak kunjung sembuh, Yunus Pitu (57) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di pohon Lengkeng belakang rumahnya dibagian sebelah timur, Kamis (23/07/2020) di Dusun Padang Iring, Lembang (Desa) Nonongan, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan.
Korban Yunus Pitu diduga mengalami stres dan depresi atas penyakitnya sehingga mengakhiri hidupnya dengan menggunakan seutas tali plastik nilon panjang 3,5 m yang diikatkan pada batang Pohon Lengkeng yang tumbuh di samping timur kediamannya.
Almarhum Yunus Pitu telah dikaruniai beberapa anak, dan dua orang anak laki-lakinya yang pertama menemukan ayahnya tergantung. Kejadian yang menghebohkan warga Lembang Nonongan ini pertama kali diketahui anaknya Cristian Tangke Payung (29) dan Sepri Tangke Payung (20 ), Kamis (23/07/2020) pagi sekitar pukul 05.30 Wita.
Saksi Cristian Tangke Payung (anak) didepan Polisi menyampaikan kronologis kejadian bahwa, Kamis (23/07/2020) pagi sekitar pukul 05.00 Wita saksi terbangun hendak buang air kecil. Korban kemudian turun dari rumah dan langsung pergi buang air kecil di belakang rumah sebelah timur.
Saat itu, tiba-tiba saksi kaget melihat bapaknya sudah tergantung di batang pohon lengkeng dengan menggunakan seutas tali plastik nilon, sehingga saksi kaget dan sontak berteriak memanggil adiknya Sepri Tangke Payung untuk bantu menurunkan korban dari jeratan tali.
Menurut keterangan dari istrinya dan keluarga, korban diduga mengalami stress dan depresi karena korban sudah lama mengidap penyakit dan diduga hal tersebut yang menjadi pergumulan hidup korban sehingga mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Sementara itu, Kapolres Toraja Utara AKBP Yudah Wirajati Kusuma yang diwakili Kasat Reskrim Polres Toraja Utara AKP Hardjoko saat di konfirmasi, Kamis (23/07/2020) membenarkan adanya kejadian tersebut di Dusun Padang Iring, Lembang Nonongan, Kecamatan Sopai dan sementara dalam penanganan.
"Barang bukti seutas tali plastik nilon telah diamankan untuk kelanjutan proses pengembangan," katanya. (man)







