SOROTMAKASSAR -- Tana Toraja.
Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Tana Toraja pada Minggu (07/06/2020) kembali mengumumkan adanya dua pasien telah dinyatakan sembuh dari sebelumnya dinyatakan tiga orang terpapar positif Covid-19 yang dirawat diruang isolasi RSUD Lakipadada Tana Toraja.
Kedua pasien terkonfirmasi yang dinyatakan sembuh dari wabah virus Corona atau Covid-19 masing-masing pasien 04 jenis kelamin laki-laki berusia 59 tahun dan beralamat Pasar Baru, Tondon Mamullu Kecamatan Makale, dan pasien 06 berusia 33 tahun dan baru saja melahirkan bayi kembar Perempuan, dari Kelurahan Rantetayo, Kecamatan Rantetayo.
Direktur RSUD Lakipadada dr. Syafari Mangopo menjelaskan, kedua pasien positif Covid-19 telah sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan Control Swab PCR sebanyak dua kali berturut-turut dan hasilnya Negatif.
Berdasarkan protokol Covid-19, pasien dinyatakan sembuh jika pasien tersebut dua kali berturut-turut dilakukan Control Swab PCR dan dinyatakan negatif. Sementara pasien yang dinyatakan sembuh tersebut telah dipulangkan pihak RSUD Lakipadada ke rumah masing-masing untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari.
Selain 3 sampel Control Swab pasien positif, pada Minggu (07/06/2020) hari ini Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja kembali menerima 27 hasil pemeriksaan Swab terbaru dari Provinsi dengan rincian 25 sampel Swab orang yang reaktif Rapid test dan 2 sampel Swab OTG (bayi kembar dari pasien 06). Dari 27 sampel Swab yang diterima ini semuanya dinyatakan negatif Covid-19.
Seluruh sampel yang dinyatakan negatif terpapar Covid-19 ini tetap diharapkan untuk melakukan isolasi mandiri dirumah, menjaga imun tubuh dengan memperhatikan pola makan sehat dan memperhatikan protokol kesehatan perorangan.
Sampai saat ini, Satgas Covid-19 Tana Toraja masih mencatat satu pasien terkonfirmasi positif yaitu pasien 05, perempuan berusia 52 tahun dan beralamat Lembang Raru’ Sibunuan, Kecamatan Sangalla Selatan.
Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tana Toraja Mariana Belo kembali mengimbau masyarakat agar tidak terlalu dini memberikan stigma negatif kepada masyarakat yang dinyatakan reaktif berdasarkan hasil pemeriksaan rapid test.
Juru Bicara Media Center Satgas Covid-19 Tana Toraja, Berthy Mangontan mengimbau masyarakat untuk selalu tetap tenang, saling menguatkan, tidak memberi stigma negatif terhadap orang dengan hasil rapid tes positif maupun konfirmasi positif, tetap menjaga pola hidup sehat dan bersih, rajin cuci tangan, menjaga daya tahan tubuh dan bila setiap keluar rumah gunakan masker serta menjaga jarak minimal 1 meter. "Serta tidak mudah percaya pada berita tidak benar (Hoax)," kunci Berthy Mangontan. (man)







