SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Umat Islam di seluruh dunia memulai ibadah puasa Ramadhan. Bulan Suci tahun 2020 ini terasa berbeda tahun sebelumnya, pasalnya dalam menyambut bulan penuh berkah ini masyarakat dihadapkan pada wabah virus Corona, yang telah mewabah sejak akhir tahun 2019 lalu.
Kepala Puskesmas (Kapus) Baebunta, Hairul Muslimin, SKM mengajak seluruh masyarakat di Kecamatan Baebunta terkhusus di Bumi Lamaranginang, julukan Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) dan terutama para dokter, bidan, perawat dan staf di Puskesmas Baebunta, untuk senantiasa menyambut bulan Suci dengan berbagi kepedulian dengan sesama ciptaan Allah.
“Meski kita dalam situasi mencegah dan menangkal virus Corona, kita tetap harus bersyukur masih bisa menyambut bulan Suci yang penuh berkah ini. Bagaimanapun, bulan ini adalah bulan yang dimana kita ditantang untuk merasakan penderitaan orang,” ungkapnya pada wartawan media ini, Jumat (24/4/2020).
Kapus Baebunta mengimbau, di bulan Puasa ini, masyarakat bisa lebih meningkatkan ibadahnya walaupun kita di tengah pandemi Covid-19.
“Situasi saat ini mengharuskan kita untuk lebih banyak di rumah. Ini bisa menjadi momen bagi kita semua untuk senantiasa memperbanyak ibadah sambil melindungi diri dari peluang terinfeksi virus Corona,” jelasnya.
Menurut Hairul Muslimin yang akrab disapa Iroel ini, dengan mengurangi aktivitas di luar rumah dapat membantu untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan selalu cuci tangan.
“Masyarakat yang tidak ada aktivitas urgen sekiranya bisa tetap tinggal di rumah. Walaupun di Lutra kita belum ada yang warga yang positif, tapi jangan macapa', harus selalu waspada dan beriktiar." harapnya.
Kapus Baebunta berharap, momen bulan Puasa (Ramadhan) ini, juga bisa menjadi ajang saling berbagi kepedulian dan kita sambut dengan gembira. Terlebih di tengah Pandemi Covid-19 ini, tidak sedikit masyarakat yang kesulitan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
“Mari kita tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19 di Lutra ini,” pesannya.
Hairul Muslimin juga mengimbau agar masyarakat patuh dengan keputusan pemerintah yang melakukan pembatasan kegiatan ibadah di tempat-tempat ibadah.
“Ini memang berat, tetapi dengan kerjasama dan komitmen yang baik dari kita semua, saya yakin akan semakin cepat kita melalui wabah ini,” pungkasnya. (yustus).







