Jelang Konferkot PWI Parepare 2025, Suhu Politik dan Dinamika Media Semakin Panas

SOROTMAKASSAR - PAREPARE.

Menjelang Konferensi Kota (Konferkot) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Parepare 2025, suhu politik dan dinamika media semakin memanas. Spekulasi dan perdebatan bermunculan, mulai dari dugaan keterlibatan pihak tertentu hingga kekhawatiran akan potensi intervensi terhadap kebebasan pers. Sorotan kini tertuju pada independensi jurnalis, di tengah beredarnya isu pemutusan kerja sama media sebagai bentuk tekanan politik.

Selengkapnya...

Bupati Toraja Utara Akan Percepat Normalisasi Sungai, Lakukan Konsultasi ke BBWS Pompengan

SOROTMAKASSAR - TORAJA UTARA.

Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong didampingi Kepala BPBD Toraja Utara, Alexander L. Tiku melakukan konsultasi ke Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan, Rabu (4/6/2025).

Selengkapnya...

Pemkab Toraja Utara Kembali Terima WTP, 10 Kali Berturut-turut

SOROTMAKASSAR - TORAJA UTARA.

Pemerintah Daerah Kabupaten Toraja Utara berhasil mempertahankan kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2024 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

Selengkapnya...

Kecelakaan Sering Terjadi, Jalan Provinsi Poros Malango- Tikala Rusak,

SOROTMAKASSAR - TIKALA.

Masyarakat Pengguna Jalan keluhkan banyaknya badan jalan Poros Provinsi yang memprihatinkan sehingga membuat masyarakat pengendara tidak nyaman melewati karena berlubang dan rusak terutama pengendara di malam hari.

Rusaknya aspal badan jalan poros Provinsi di Kab.Toraja Utara, terutama Poros Malango - Tikala terdapat ada enam titik yang berlubang dan rusak aspalnya sudah bergeser. Dari enam titik yang rusak ada yang sudah tiga tahun diberikan tanda garis namun tidak dikerjakan untuk perbaikan.

Kossa pengguna jalan yang nyaris kecelakaan Rabu, (04/6/2025) mengharapkan pemerintah mempercepat perbaikan sebelum ada korban jiwa, pengaspalan ini masih jamannya bupati terdahulu Almarhum Kalatiku, sementara kerusakan sudah tiga tahun tidak ada perhatian. Kalau tidak secepatnya di perbaiki akan terus melebar kerusakan dan ada korban jiwa.

"Sudah tiga tahun kerusakan belum ada perhatian pemerintah untuk memperbaiki badan jalan yang rusak terutama jalur Poros Tikala yang sering terjadi tabrakan siang dan malam hari karena setiap pengendara sering ingin menghindar dari aspal rusak dan berlubang" Kata Kossa.

Salah satu warga Tikala yang ditemui wartawan di poros tersebut sangat menyayangkan tidak adanya perhatian pemerintah, kondisi badan jalan Provinsi poros Rantepao-Tikala-Rindingallo akan semakin parah dan melebar kalau tidak diperbaiki secepatnya. "Selama tahun 2025 sudah lima kali terjadi kecelakaan tunggal, pengendara terjatuh dan mengakibatkan luka-luka terutama dimalam hari karena sepanjang poros Tikala tidak didukung lampu penerangan jalan".

Selain banyaknya kerusakan badan jalan, Aser juga mengharapkan pihak pemerintah daerah maupun provinsi untuk memasang Penerangan Lampu Jalan, Karena Poros jalan ini menghubungkan berbagai obyek Wisata yang dilewati oleh wisatawan domestik dan mancanegara yang datang menggunakan kendaraan roda dua dan empat menuju objek wisata itu, ungkap Aser. (man).

 

Artikel Selanjutnya...

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN