Diduga Ditunggangi, Mahasiswa Demo Dukung Alat Bantu Kompressor Nelayan


SOROTMAKASSAR -- Selayar.

Sudah jelas bahwa kompressor merusak kesehatan bagi penggunanya. Beberapa kasus Ilegal Fishing seperti bom dan bius, alat bantunya adalah kompressor. Selain membahayakan bagi penggunanya juga merusak terumbu karang.

Penyalahgunaan kompressor sudah banyak menelan korban jiwa manusia, yang mengakibatkan lumpuh bahkan meninggal dunia.

Terkait hal diatas, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar mengambil kebijakan tentang penggunaan kompressor dengan mengganti alat tangkap ramah lingkungan yang rencananya akan diprogramkan tahun 2020 mendatang, yang  sebelumnya dilakukan pendataan nelayan agar tepat sasaran.

Kebijakan pemerintah terkait hal ini, memicu sejumlah mahasiswa turun melakukan aksi demo di depan Gedung DPRD Kabupaten Kepulauan Selayar.

Diduga 15 orang mahasiswa yang melakukan demo adalah mahasiswa Selayar yang berdomisili di Makassar.

"Aksi ini merupakan aksi damai dan bentuk kekecewaan terhadap kebijakan Pemerintah Kabupaten," ujar salah satu orator demo di depan kantor DPRD Selayar, Senin (05/08/2019).

Mahasiswa berharap ada solusi bagi nelayan khususnya nelayan Desa Nyiur Indah, Kecamatan Takabonerate.

"Ketika tuntutannya tidak diindahkan maka kami akan kosongkan Desa Nyiur Indah," ujarnya.

Dari pantauan beberapa  wartawan yang bertugas diwilayah ini, mahasiswa pendemo tersebut diterima oleh Bupati dan Ketua DPRD Kepulauan Selayar.

Beberapa sumber menyatakan jika demo ini diduga ditunggangi oleh oknum terkait menjelang Pilkada 2020. (Ucok Haidir)
 

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN