TGC Dinkes Lutra: Lakukan Contact Tracing ke Santri Klaster Ponpes Temboro, untuk Tanggulangi Positif Corona

SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) melalui Tim Gerak Cepat (TGC) melakukan langkah penanganan kasus santri Ponpes Temboro, Magetan, Jawa Timur asal Lutra yang terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19.

TGC Dinkes pergi ke lokasi untuk melacak kemungkinan adanya kontak dengan pasien dan santri asal Lutra dinyatakan positif Corona setelah melalui diagnosis PCR SWAB di Makassar dan disampaiksn ke Gugus Tugas Covid-19 Lutra, Jumat(24/4/2020) lalu.

Juru Bicara (jubir) Gugus Tugas Covid-19 Lutra, Komang Krisna, Minggu (26/4/2020) pada wartawan media ini melalui jejaring WhatsApp, mengatakan, saat ini tim TGC Dinkes telah dikerahkan untuk melacak kemungkinan adanya kontak pasien positif Covid-19 dengan masyarakat lainnya.

“Info TGC Dinkes Lutra sudah bergerak ke lokasi dan melacak semua kontak yang mungkin terjadi dengan pasien konfirmasi positif tersebut,” ujarnya.

Komang Krisna mengungkapkan jika ada kemungkinan kontak dengan pasien positif Covid-19, akan langsung dilakukan pemantauan selama 14 hari sebagai langkah memutus rantai virus ini.

Kalau dipastikan ada kontak dengan pasien tersebut, maka masuk dalam pemantauan selama 14 hari dan bila timbul gejala akan langsung dilakukan pengawasan serta pemeriksaan.

"Santri klaster Temboro asal Lutra yang dinyatakan positif, kini dikarantina di Makassar dan belum sempat ke Lutra. Saat ini ada 4 kontak erat berhubungan pasien positif, namun sebagai antisipasi langsung menganalisis data dari provinsi," ujarnya.

Kesimpulannya, lanjut Komang, pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh. Totalnya ada 58 santri yang akan diambil Swab-nya berdasarkan Contact Tracking yang dilakukan oleh tim.

Komang meminta kerja sama dan dukungan masyarakat untuk memberikan data yang akurat serta tetap patuh dan taat dengan seluruh imbauan yang dikeluarkan pemerintah serta mengimbau masyarakat untuk tidak panik dengan adanya pasien yang positif Covid-19, karena pihaknya bersama pemerintah provinsi sedang melakukan langkah-langkah preventif secara terintegrasi untuk mengurangi risiko penularan.

Ditegaskan pula, pentingnya karantina mandiri bagi warga yang baru saja tiba dari luar Lutra, utamanya dari daerah transmisi lokal. Dan juga memberikan data yang benar kepada petugas yang ada di lapangan serta kooperatif melaporkan kondisinya kepada TGC Dinas Kesehatan Lutra.

"Kasus santri yang pertama terkonfirmasi Corona, menjadi kasus yang terakhir pula, untuk itu kami mohon sekali dukungan warga Lutra dan semua pihak untuk disiplin dalam menerapkan Social dan Physical Distancing, rajin cuci tangan dengan sabun antiseptik, selalu pakai masker bila keluar dari rumah serta selalu di rumah saja/stay at home," pintanya.

Sekadar diketahui publik, selain santri asal Lutra ini yang terkonfirmasi positif Corona, ada juga satu dari dua santri asal Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu dinyatakan positif Corona dan sekarang dikarantina di RSUD Batara Guru Belopa, mereka itu juga dari Klaster Temboro. (yustus)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN