Gebrakan Global: Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya Gandeng Investor Korea Buka Pintu Karier Alumni ke Tiga Benua

SOROTMAKASSAR - MALANG.

PT Pelita Bhakti Brawijaya bersama Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB) mengambil langkah progresif dengan merangkul investor asal Korea Selatan, PT Hankook KRC. Kerja sama ini bertujuan untuk membuka jalur penyerapan tenaga kerja bagi para sarjana alumni Fapet UB agar dapat berkarier di Korea, Eropa, hingga Australia. Kesepakatan strategis ini dikukuhkan dalam acara "Workshop Career and Job Fair" yang digelar pada 9 April 2026 di Auditorium Fapet UB, Malang.

Langkah besar dalam transformasi pendidikan vokasi dan ketersediaan lapangan kerja ini resmi dimulai saat jajaran PT Pelita Bhakti Brawijaya dan PT Hankook KRC melakukan kunjungan strategis ke kampus Fapet UB. Fokus pembahasannya adalah inisiasi kerja sama pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang difokuskan pada sektor mekanisasi serta otomasi di bidang peternakan dan perikanan.

Dalam pertemuan tersebut, PT Pelita Bhakti Brawijaya diwakili oleh Donny Loppies dan Onal Ajilan, sementara pihak Hankook KRC dihadiri langsung oleh Mr. Chang Ik Hwan. Kedatangan mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan fakultas, yakni Wakil Dekan III Dr. Ir. Eko Widodo dan Wakil Dekan II Dr. Ir. Agus Susilo.

Solusi Penyerapan Tenaga Kerja Global

Diskusi intensif ini bermuara pada satu tujuan utama: menciptakan solusi konkret bagi ketersediaan lapangan kerja bagi lulusan Sarjana Peternakan UB. Inisiasi ini mencakup skema penempatan kerja di pasar domestik maupun mancanegara, yang sejalan dengan semangat universitas dalam mewujudkan visi 'Partnership For The Goals'.

Dukungan penuh pun datang dari Mr. Chang Ik Hwan selaku perwakilan PT Hankook KRC. Perusahaan ini memiliki rekam jejak yang solid di industri 'wood interior', 'handcraft vintage', hingga mekanisasi alat peternakan-perikanan. Kompetensi ini dinilai sangat relevan dengan program pengembangan SDM di Fapet UB yang berkomitmen pada misi 'Decent Work and Economic Growth'.

Peningkatan Kualitas dan Modernisasi Alat

Pihak dekanat Fapet UB sangat mengapresiasi terobosan ini. Dr. Ir. Eko Widodo dan Dr. Ir. Agus Susilo meyakini bahwa kolaborasi ini tidak sekadar membuka pintu lapangan kerja, namun juga memberikan dampak berganda bagi perkembangan internal kampus, antara lain:

* Modernisasi Laboratorium: Adanya rencana peremajaan peralatan dan alat bantu pelatihan yang didukung oleh investor.

* Relevansi Materi: Sinkronisasi kurikulum pelatihan agar tetap selaras dengan tuntutan industri modern.

* Akselerasi Visi Kampus: Sinergi ini memperkuat pendampingan akademik dari UB yang sejalan dengan prinsip 'Good Wealth and Well Being'.

Membangun Ekosistem Bisnis Lokal

Tak hanya berhenti pada ranah pendidikan, PT Pelita Bhakti Brawijaya juga aktif menjalin relasi dengan jaringan pengusaha lokal. Strategi ini diambil untuk memastikan ekosistem pendukung dari sektor hulu ke hilir tetap terjaga, sehingga program mekanisasi pertanian dan peternakan ini dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Melalui integrasi antara sektor swasta, dukungan investor asing, peran akademisi, serta sinergi pemerintah melalui Balai Latihan Kerja (BLK), inisiasi ini diharapkan menjadi standar baru (benchmark). Fokus utamanya adalah menekan angka pengangguran sekaligus melejitkan daya saing tenaga kerja Indonesia di kancah internasional. (*)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN