Ikuti Teleconference Peringatan Isra' Mi'raj, Kalapas Ajak WBP Dengar Arahan Dirjen Pas

SOROTMAKASSAR -- Makassar.

Memperingati perjalanan satu hari satu malam Nabi Muhammad SAW dalam perintah menunaikan ibadah shalat lima waktu, serta bermunajat dan berdoa bersama dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 yang akan dilaksanakan pada 17 april nanti, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Makassar ikut serta dalam teleconference Isra' Mi'raj dan Doa Bersama oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Berpusat di Galery Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Jakarta Pusat, kegiatan ini disiarkan langsung melalui teleconference aplikasi zoom yang tersambung di seluruh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, dan Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan seluruh Indonesia, Jumat (12/04/2019).

Lapas Kelas I Makassar ikut dalam teleconference Isra' Mi'raj dan Doa Bersama oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Menghadirkan Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof KH. Nasaruddin Umar, dalam ceramahnya menyampaikan pelajaran hidup yang paling berharga ialah didalam penjara, dimana WBP dapat menebus kesalahan dan dosa yang telah diperbuat serta ia juga mengingatkan bahwa orang-orang diluar sana belum tentu lebih baik dari pada didalam penjara.

"Lembaga Pemasyarakatan merupakan tempat untuk menebus dosa dan kesalahan kita, bukan tempat akhir dari segalanya, jalani dengan sabar dan ikhlas, belum tentu orang diluar sana lebih baik atau lebih mulia dari kita yang berada di penjara, mungkin sebagian orang menganggap kita pendosa, tapi jangan berputus asa dari rahmat Allah SWT karena keampunan dan rahmat Allah SWT jauh lebih besar," tutur KH Nasaruddin.

Lapas Kelas I Makassar ikut dalam teleconference Isra' Mi'raj dan Doa Bersama oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Sri Puguh Budi Utami berharap pelaksanaan Isra' Mi'raj dan doa bersama ini, warga binaaan dapat menyerap makna dari Isra' Miraj' atau perjalanan sehari semalam Nabi Muhammad SAW, dan bersama-sama mendoakan penyelenggaraan pemilihan nanti agar Indonesia tetap aman.

"Saya berharap WBP dapat memaknai arti dari perjalanan sehari semalam Rasullullah dapat meneladani ahlaknya dan selalu melaksanakan sholat lima waktu, dan juga mari kita berdoa bersama untuk masa depan negara kita agar negara kita aman, damai, adil, makmur, selalu diberi keberkahan. Walaupun kita tidak bertemu secara fisik namun kita dapat bersatu, bersinergi, dan berdoa bersama melalui teleconfrence ini," tutur Dirjen Pas.

Dalam hal ini, Kepala Lapas Kelas I Makassar meminta untuk seluruh petugas dan warga binaan meningkatkan iman dan takwa, serta ia juga berharap UPT Lapas Makassar lebih giat berkoordinasi dengan KPU juga aparat yang terkait, karena diketahui masih terdapat WBP Lapas Makassar yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap dan daftar pemilih tambahan di KPU Makassar.

"Baik petugas dan WBP mari kita tingkatkan iman dan ketakwaan, kemudian yang kedua ibu dirjen berharap khususnya kita Lapas Makassar, untuk lebih giat berkoordinasi bersama KPU dan aparat yang terkait karena masih banyak yang belum terdaftar di DPT dan DPTb KPU, kita sudah berusaha semaksimal mungkin berkoordinasi untuk menyukseskan perhelatan lima tahun sekali ini sesuai dengan arahan Dirjen Pas," jelas Kalapas Makassar. (ht)

Politik

Pendidikan

Opini

Berita Makassar

Kuliner Nusantara

Newsletter

WWW.SOROTMAKASSAR.COM

Taman Telkomas, Jln Satelit IV No. 64 Makassar, Sulawesi Selatan.
Telp/HP : 0411-580918, 0811448368, 082280008368.

Jln Sultan Hasanuddin No. 32 (Kembang Djawa) Makassar, 
Sulawesi Selatan. Telp/Hp : 0811446911. 

Copyright © 2018 SOROTMAKASSAR.COM. All Rights Reserved.

REDAKSIDISCLAIMER | IKLAN