SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Di tengah kondisi kemarau ekstrem yang melanda Kota Makassar dan berdampak terhadap kebutuhan air bersih masyarakat, TNI kembali menunjukkan kepeduliannya melalui aksi nyata membantu warga yang membutuhkan.
Personel Koramil 1408-08/Makassar menyalurkan air bersih secara serentak kepada masyarakat di Kelurahan Bara-Baraya Utara, Kecamatan Makassar, Kota Makassar, Selasa (29/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya TNI hadir dan membantu mengatasi persoalan yang dirasakan langsung masyarakat.
Penyaluran air bersih dipimpin Wadanramil 1408-08/Makassar, Kapten Cba Supryady. Bantuan air bersih menyasar warga di Jalan Kerung-Kerung, Lorong 12, RT 02 dan RT 04, RW 01, Kelurahan Bara-Baraya Utara.
Kapten Cba Supryady mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya dalam menghadapi kondisi kemarau yang menyebabkan kebutuhan air bersih semakin penting bagi warga.
“Di tengah kondisi kemarau seperti sekarang ini, kami berupaya hadir membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih. Ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada rakyat dan wujud nyata bahwa kami selalu bersama masyarakat,” ujar Kapten Cba Supryady.
Menurutnya, kegiatan tersebut juga dilaksanakan sejalan dengan amanah serta petunjuk pimpinan, dalam hal ini Dandim 1408/Makassar, agar jajaran kewilayahan senantiasa peka terhadap kondisi masyarakat dan hadir memberikan bantuan ketika terdapat persoalan yang membutuhkan perhatian bersama.
“Kegiatan ini sejalan dengan amanah dan petunjuk pimpinan, Bapak Dandim 1408/Makassar, agar kami senantiasa hadir di tengah masyarakat, melihat langsung kondisi warga dan membantu mencari solusi terhadap persoalan yang mereka hadapi,” ungkapnya.
Kapten Cba Supryady menegaskan, kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak cukup hanya diwujudkan melalui komunikasi, tetapi harus dibuktikan dengan kepedulian dan tindakan nyata. Menurutnya, ketika masyarakat menghadapi kesulitan, kehadiran prajurit di tengah warga menjadi bagian dari tanggung jawab moral untuk memberikan bantuan sesuai kemampuan.
“Kemanunggalan TNI dan rakyat harus terus kita rawat melalui kebersamaan, kepedulian dan gotong royong. Kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI selalu berada di tengah-tengah rakyat dan siap membantu menghadapi berbagai kesulitan,” tegasnya.
Penyaluran air bersih tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan emosional antara prajurit dengan masyarakat. TNI tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan pertahanan wilayah, tetapi juga mengambil bagian dalam membantu persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Semangat tersebut mencerminkan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan bersama rakyat. Dengan terus hadir, mendengar dan membantu masyarakat, kemanunggalan TNI dan rakyat diharapkan semakin kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk dampak kemarau yang dirasakan masyarakat. (*Rz)


