SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Indonesian Institute for Public Governance (IIPG) kembali akan mengadakan acara Anugerah Pandu Negeri 2019 untuk Pekan Inovasi Balitbangda pada, tanggal 1-3 Agustus 2019 mendatang di GOR Unhas Makassar.

Menghadapi kegiatan itu, Pemerintah Daerah (Pemda) Luwu Utara (Lutra) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang membahas mengenai persiapan teknis Pameran Pekan Inovasi Daerah (PPID), Governors Awards, Anugrah Pandu Negeri 2019, serta Innovative Government Awards(IGA) 2019, diruang rapat Sekretaris Daerah, Selasa (23/07/2019).
Rakor ini dibuka Asisten II, Buramin Dannu yang berharap apa yang dibahas bisa disampaikan ke masing-masing OPD terkait, agar saling berkoordinasi untuk mensukseskan rangkaian kegiatan tersebut, supaya stakeholder terkait dapat segera melakukan pengisian data index inovasi daerah sekaligus penilaian innovative.
Buramin menambahkan, tiga inovasi yang akan kita dorong nantinya pada acara Anugrah Pandu Negeri 2019, yakni Sarjana Mengajar dari Dinas Pendidikan, Mata Pintar Menjawab dari Dinas PMD dan ANC Hipnoterapi dari Dinas Kesehatan.
Sekadar diketahui bahwa Pemda Lutra tahun 2018 menerima Anugrah Pandu Negeri sebagai Pemda dengan Kinerja dan Tatakelola Baik yang diterima langsung Bupati Indah Putri Indriani saat itu.
Hadir dalam rakor tersebut, Kepala Balitbangda Anugerah Ali Anwar, Kadis Kominfo Arief R Palallo, Kadis Kesehatan Andi Muh Nasrum, para inovator dan stakeholder terkait.
Anugerah Pandu Negeri merupakan ajang pemberian penghargaan tahunan untuk Pemerintah Provinsi, Kabupaten dan Kota terbaik, serta pemimpin Inovatif yang telah berhasil melakukan terobosan dalam peningkatan pertumbuhan sosio-ekonomi melalui reformasi tata kelola yang amanah.
Sementara Kadis Kominfo, Arief R Palallo saat ditemui usai rakor menjelaskan, IIPG adalah sebuah organisasi nirlaba yang digagas sekelompok anak bangsa yang peduli terhadap tata kelola baik di sektor swasta atau korporasi dan sektor publik atau institusi pemerintahan.
Arief Palallo menerangkan lagi, IIPG merupakan bagian dari Yayasan Pengembangan Tata Kelola Indonesia, dimana IIPG yang dibentuk pada tahun 2016 lalu, itu memfokuskan kegiatannya pada upaya pembaharuan transformasi tata kelola yang berkelanjutan pada sektor publik di Indonesia. (yustus)
