SOROTMAKASSAR -- MAKASSAR, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) diperingati secara bersama oleh tiga matra, TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, dan TNI Angkatan Udara, melalui upacara di Lapangan M. Yusuf, Markas Kodam XIV/Hasanuddin, Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, Senin (5/10/2026). Mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, momentum tersebut menjadi penegasan kembali komitmen TNI untuk menjaga kedaulatan sekaligus memperkuat hubungan dengan rakyat.
Upacara yang melibatkan 1.992 personel itu dipimpin Komandan Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Dankodaeral) VI Laksamana Muda TNI Andi Abdul Azis, SH, MM, selaku Inspektur Upacara yang sekaligus membacakan amanat tertulis Panglima TNI. Bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Arh Herru Kurniawan, SE, M.Han, sedangkan Perwira Upacara Mayor Inf Hasmuliadi, S.IP.
Kebersamaan tiga matra dalam peringatan HUT ke-81 TNI menjadi simbol persatuan kekuatan pertahanan negara. Darat, laut, dan udara memiliki medan pengabdian yang berbeda, namun dipersatukan oleh satu tujuan strategis, yakni menjaga keutuhan wilayah, kedaulatan, dan keselamatan bangsa Indonesia.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan Laksda TNI Andi Abdul Azis, disampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, serta kerja keras dalam mengabdi kepada bangsa dan negara. Panglima menegaskan bahwa kepercayaan rakyat merupakan kehormatan sekaligus amanah yang harus dijaga melalui pengabdian.
“Kepercayaan rakyat yang tinggi kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang telah kita berikan. Kepercayaan masyarakat adalah kehormatan sekaligus amanah yang wajib kita jaga bersama,” demikian amanat Panglima TNI yang dibacakan Laksda TNI Andi Abdul Azis.
Pesan tersebut memiliki makna strategis karena kekuatan TNI tidak semata-mata ditentukan oleh kemampuan pertahanan, tetapi juga oleh kualitas hubungan dan kehadiran TNI di tengah masyarakat. “Kepercayaan publik harus dijaga melalui kerja nyata yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” kata Laksda TNI Andi Abdul Azis dalam keterangannya usai upacara.
Semangat tersebut tercermin dalam rangkaian kegiatan HUT ke-81 TNI yang diarahkan untuk semakin mendekatkan prajurit dengan masyarakat. Di wilayah Kodam XIV/Hasanuddin, kegiatan tersebut meliputi Patonro Elite Run TNI 81, bakti sosial kesehatan berupa donor darah dan pengobatan massal, bazar UMKM, Domino Orado, serta lomba Peraturan Baris-Berbaris (PBB).
“TNI hadir bukan hanya ketika menghadapi ancaman, tetapi juga ketika masyarakat membutuhkan. Karena itu, pengabdian harus diwujudkan dalam kegiatan yang memberikan manfaat dan memperkuat kebersamaan dengan rakyat,” ujar Andi Abdul Azis.
Di sisi lain, Andi Abdul Azis menilai tantangan pertahanan ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi dan perubahan karakter ancaman. Ruang siber dan informasi menjadi salah satu medan strategis yang harus diantisipasi, sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia, profesionalisme prajurit, penguasaan teknologi, dan modernisasi alutsista menjadi kebutuhan penting.
Sejalan dengan itu, Panglima TNI menekankan bahwa semakin kuat dan modern kemampuan TNI, semakin besar pula tanggung jawab yang harus dipikul. Menghadapi ketidakpastian global, dinamika ruang informasi dan kognitif, serta ancaman terhadap keutuhan wilayah, TNI dituntut tetap kokoh pada jati dirinya dan meningkatkan kesiapan di setiap bidang tugas.
Panglima TNI juga menekankan Lima Budaya Pengabdian Prima Prajurit TNI, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif. Lima nilai tersebut menjadi pedoman agar prajurit mampu menguasai tugas, peka terhadap perubahan, membangun sinergi dengan seluruh komponen bangsa, menguasai teknologi pertahanan, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan ancaman.
Bagi TNI, persatuan tiga matra bukan sekadar kekuatan organisasi, tetapi juga mencerminkan persaudaraan, pengorbanan, dan kecintaan kepada Tanah Air. Setiap prajurit memiliki tanggung jawab yang sama untuk menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Usai upacara, peringatan HUT ke-81 TNI dilanjutkan dengan syukuran dan ramah tamah para pejabat TNI tiga matra di Balai Pertemuan Hasanuddin. Kegiatan tersebut ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Panglima Komando Udara Dua, Dankodaeral VI, dan Kasdam XIV/Hasanuddin sebagai simbol syukur serta kebersamaan keluarga besar TNI.
Memasuki usia ke-81, TNI menghadapi tantangan pengabdian yang semakin besar. Kepercayaan rakyat menjadi kekuatan moral, persatuan tiga matra menjadi kekuatan strategis, sedangkan profesionalisme, integritas, dan kesiapan menjadi fondasi untuk menjaga amanah tersebut. Dari sinilah TNI bersama rakyat meneguhkan satu tujuan: menjaga Indonesia tetap berdaulat, bermartabat, adil, dan makmur. (AS)