SOROTMAKASSAR -- Keerom.
Kegiatan sweeping yang dilakukan secara rutin akhirnya membuahkan hasil berupa penemuan munisi dan spare part senjata pada saat melaksanakan kegiatan sweeping oleh personel Pos Workwana Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS, yang dilaksanakan di jalan lintas antara Workwana-Wambes yang berjarak 70 Meter dari Pos Workwana.
Demikian disampaikan Dansatgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 100/PS Mayor Inf M. Zia Ulhaq dalam rilis tertulisnya di Kampung Workwana, Distrik Arso, Kabupaten Keerom, Provinsi Papua, Senin (21/09/2020).
Dansatgas mengatakan, upaya pelaksanaan sweeping yang merupakan salah satu tugas pokok kami dan gencar dilakukan oleh Pos-pos Satgas Yonif Raider 100/PS, ternyata memberikan hasil berupa penemuan munisi dan spare part senjata, yang kemungkinan digunakan oleh OTK untuk menyebarkan teror ataupun aksi kejahatan baik kepada aparat TNI-Polri maupun masyarakat disekitarnya.
"Kegiatan ini akan terus kami gencarkan baik berupa pelaksanaan sweeping, patroli keamanan dan lain sebagainya. Ini untuk menurunkan grafik tindak kejahatan yang dapat merugikan bangsa dan negara," ujarnya.
"Juga guna mencegah terjadinya praktek penyelundupan barang-barang terlarang berupa minuman keras, senjata api, munisi dan juga satwa yang dilindungi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab," jelas Dansatgas.
Pada pelaksanaannya, kegiatan sweeping yang dilaksanakan oleh Pos Workwana dipimpin oleh Sertu Touhadi selaku Wadan Pos Workwana bersama dengan 14 anggotanya, dilakukan pada malam hari jam 22.30 WIT.

"Kegiatan sweeping tersebut sengaja kami laksanakan pada malam hari guna meminimalisir tindakan kejahatan dan transaksi barang ilegal dengan memanfaatkan situasi di malam hari," terang Touhadi.
Lebih lanjut dijelaskan mengenai penemuan tersebut, pada saat personel yang bertugas sebagai Tim Pam melihat sepeda motor melaju dari arah Tami menuju Arso dan tiba-tiba berhenti sekitar jarak 50 meter dari posisi Tim Pam.
Selanjutnya personel Tim Pam mendatangi pengendara sepeda motor tersebut yang sedang dalam posisi berdiri mengarah ke parit. Namun pengendara itu melarang personel Tim Pam untuk mendekat dikarenakan sedang buang air kecil.
Personel Pos Workwana lalu melakukan pemeriksaan terhadap pengendara sepeda motor yang berjenis Honda Vario hitam Nopol PA 6211 DK dan dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan hal menonjol dari pengendara dan sepeda motor yang dikendarainya tersebut, selanjutnya pengendara sepeda motor tersebut melanjutkan perjalanan menuju Arso Kota.
Setelah pemeriksaan, personel Pos Workwana curiga terhadap kegiatan yang sebelumnya dilakukan pengendara motor tersebut dan selanjutnya Wadan Pos memerintahkan 4 orang personel untuk memeriksa tempat pengendara sepeda motor tersebut buang air dan alhasil ditemukannya sebuah bungkusan plastik pampers yang diletakkan antara pinggir jalan dan parit, kemudian personel Pos Workwana mengamankan bungkusan tersebut ke Pos.
Hasil dari penemuan bungkusan itu berupa spare part senjata laras sedang atau pendek siap dirakit 2 buah, per senjata 2 buah, kamar Mu rakitan 5 buah, picu rakitan 4 buah, Mukal 5,56 16 butir, Mukal 38 3 butir, Mukal pistol 7,62 2 butir, Mu SMR 1 butir, kemudian barang lainnya berupa obat Bodrex 2 papan, remote motor dan kacamata hitam.
Hasil dari penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan dan diserahkan oleh Wadanpos Workwana kepada Komando Atas. (*)