IPDA Paleweri Hadir di Tengah Duka, Santuni Korban Kebakaran di Uluale Sidrap

SOROTMAKASSAR -- SIDRAP, Kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah kembali ditunjukkan jajaran Polres Sidenreng Rappang (Sidrap). KA SPKT Polres Sidrap IPDA Paleweri hadir memberikan santunan kepada Murni, salah seorang korban kebakaran di Lingkungan I Uluale, Kelurahan Uluale, Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidrap.

Santunan tersebut menjadi wujud nyata empati dan perhatian Polri terhadap warga yang mengalami musibah. Kehadiran IPDA Paleweri sekaligus membawa pesan bahwa kepolisian tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya berada di tengah masyarakat ketika warga membutuhkan dukungan.

Musibah kebakaran terjadi pada Rabu, 9 September 2026, sekitar pukul 09.00 WITA. Peristiwa tersebut mengakibatkan dua unit rumah panggung terbakar dan berdampak terhadap kehidupan warga yang menjadi korban.

Di tengah kondisi tersebut, kepedulian menjadi sangat berarti. Bantuan yang diberikan IPDA Paleweri diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi korban untuk tetap tegar menghadapi musibah dan perlahan bangkit menata kembali kehidupan.

“Santunan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kami kepada saudara Murni yang sedang menghadapi musibah kebakaran. Kami menyadari bantuan ini mungkin tidak seberapa, tetapi kami berharap dapat memberikan semangat, dukungan, dan sedikit meringankan beban yang dirasakan,” ujar IPDA Paleweri, Kamis (17/9/2026).

Menurutnya, kehadiran polisi di tengah masyarakat harus dibangun dengan kepedulian dan rasa kemanusiaan. Bagi IPDA Paleweri, perhatian kepada warga yang tertimpa musibah merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasakan bahwa Polri selalu hadir dan peduli, terutama ketika warga sedang menghadapi kesulitan. Semoga korban diberikan ketabahan dan kekuatan untuk bangkit kembali,” tuturnya.

IPDA Paleweri juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memelihara semangat kebersamaan dan gotong royong. Menurutnya, kepedulian sekecil apa pun dapat memiliki arti besar bagi mereka yang sedang berada dalam situasi sulit.

“Mari kita terus menjaga semangat kebersamaan dan gotong royong dalam membantu sesama. Ketika masyarakat saling menguatkan, beban yang berat akan terasa lebih ringan,” tambahnya.

Langkah tersebut menjadi gambaran bahwa nilai kemanusiaan dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana namun bermakna. Santunan yang diberikan bukan semata bantuan materi, melainkan juga bentuk kehadiran dan dukungan moral kepada warga yang sedang berjuang melewati masa sulit.

Kepedulian IPDA Paleweri diharapkan menjadi inspirasi bagi tumbuhnya solidaritas sosial di tengah masyarakat Sidrap. Semangat untuk hadir, berbagi dan menguatkan sesama menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang tangguh, sekaligus memperkokoh hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat. (*Rz)