SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Drs.H. Jasrum, M.Si dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Luwu Utara bertempat di Desa Eno Kecamatan Seko, Lutra, minta Kepala UPT SMP untuk selalu kreatif membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Kegiatan MKKS SMP se-Luwu Utara di SMPN 2 Seko ini dihadiri 59 Kepala UPT SMPN, dan juga Kabid Pembinaan SMP serta Camat Seko.
Kadisdik Lutra Jasrum mengatakan, MKKS juga berperan dalam mengembangkan jaringan. Berbagai upaya perlu ditempuh agar para Kepala UPT SMP se-Lutra dan guru mempunyai variasi kegiatan yang bermuara pada peningkatan profesionalitas guru, karena pada tahun 2020 Dinas Pendidikan Lutra mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat Rp 24 miliar.
“Jalin kerjasama dengan pihak swasta (sponsor) dan lembaga-lembaga independen bisa dilakukan dalam rangka mengemban misi memberdayakan para guru,” ucap Jasrum kepada media ini, Jumat (23/08/2019), seraya menambahkan tugas Kepala UPT baik itu SD, SMP adalah manajerial, supervisi dan kewirausahan.
Ketua Askab PSSI Lutra ini mengemukakan lagi, untuk bulan oktober nanti para Kepala UPT SMP akan Study Tiru di Bali dan Jawa, serta semua harus memakai baju batik Rongkong sekaligus promosikan batik Rongkong ini.
Jasrum menyebut hal ini bisa dilakukan karena MKKS mempunyai kewenangan dalam menentukan program-program terbaik bagi para guru. Fasilitasi terhadap guru baik berupa pelatihan maupun kegiatan-kegiatan lainnya.
“Harapan kita bisa memberikan membantu peningkatan profesionalitas para guru yang menjadi dambaan kita semua,” pungkas Jasrum. (yustus)
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Drs.H. Jasrum, M.Si dalam Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP se-Luwu Utara bertempat di Desa Eno Kecamatan Seko, Lutra, minta Kepala UPT SMP untuk selalu kreatif membangun komunikasi dengan berbagai pihak.
Kegiatan MKKS SMP se-Luwu Utara di SMPN 2 Seko ini dihadiri 59 Kepala UPT SMPN, dan juga Kabid Pembinaan SMP serta Camat Seko.
Kadisdik Lutra Jasrum mengatakan, MKKS juga berperan dalam mengembangkan jaringan. Berbagai upaya perlu ditempuh agar para Kepala UPT SMP se-Lutra dan guru mempunyai variasi kegiatan yang bermuara pada peningkatan profesionalitas guru, karena pada tahun 2020 Dinas Pendidikan Lutra mendapat suntikan dana dari pemerintah pusat Rp 24 miliar.
“Jalin kerjasama dengan pihak swasta (sponsor) dan lembaga-lembaga independen bisa dilakukan dalam rangka mengemban misi memberdayakan para guru,” ucap Jasrum kepada media ini, Jumat (23/08/2019), seraya menambahkan tugas Kepala UPT baik itu SD, SMP adalah manajerial, supervisi dan kewirausahan.
Ketua Askab PSSI Lutra ini mengemukakan lagi, untuk bulan oktober nanti para Kepala UPT SMP akan Study Tiru di Bali dan Jawa, serta semua harus memakai baju batik Rongkong sekaligus promosikan batik Rongkong ini.
Jasrum menyebut hal ini bisa dilakukan karena MKKS mempunyai kewenangan dalam menentukan program-program terbaik bagi para guru. Fasilitasi terhadap guru baik berupa pelatihan maupun kegiatan-kegiatan lainnya.
“Harapan kita bisa memberikan membantu peningkatan profesionalitas para guru yang menjadi dambaan kita semua,” pungkas Jasrum. (yustus)