Harry Azhar Aziz : Kini Mutu Pendidikan Bukan Lagi Soal Kecerdasan Semata


SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Pemerintah Pusat bersama pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta kepada seluruh Bupati/Walikota untuk memberikan perhatian khusus kepada peningkatan akses dan mutu pendidikan.

Menurut Anggota VI BPK RI, Harry Azhar Aziz, mutu pendidikan saat ini bukan lagi soal kecerdasan semata, tetapi juga soal kesejahteraan. Karenanya, Kementerian Pendidikan, Pemprov dan Kabupaten/Kota diharapkan intens melakukan kordinasi untuk mewujudkan mutu tersebut.

”Pekerjaan rumah (PR) kita adalah bagaimana menciptakan SDM yang unggul, dan kunci menuju kesejahteraan ini tidak ada jalan lain selain pendidikan. Untuk Bupati/Walikota agar memberikan perhatian lebih,” kata Harry.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Luwu Utara (Lutra) Indah Putri Indriani mengaku memberi dukungan penuh terhadap pembangunan pendidikan yang berkualitas secara merata dan menyeluruh, termasuk di wilayah Luwu Utara yang berjuluk Bumi Lamaranginang.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Lutra, H.Jasrum kepada media ini, Rabu (21/08/2019) membeberkan berbagai upaya yang telah dilakukan terkait peningkatan akses dan mutu pendidikan. 

Tidak tanggung-tanggung, upaya tersebut mendapat apresiasi melalui berbagai penghargaan yang ditorehkan Dinas Pendidikan Kabupaten Lutra, diantaranya 9 prestasi telah diraih Dinas Pendidikan Lutra yakni, penghargaan dari Kemenpan-RB tentang inovasi pelayanan publik Distribusi Guru Proporsional (DGP) tahun 2015.

Kemudian penghargaan dari LPMP tentang sepuluh Kabupaten/Kota kreatif dalam pelaksanaan program Pemetaan Mutu Pendidikan (PMP) di Sulsel tahun 2016 dan 2017.

Lalu, penghargaan dari Kemendikbud tentang komitmen dalam upaya peningkatan kompetensi guru dan tenaga kependidikan tahun 2017. Juga, penghargaan dari Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Solo tentang komitmen implementasi Peremendikbud nomor 28 tahun 2010 tentang penugasan guru sebagai kepala sekolah tahun 2017. Dan peringkat I nilai Uji Kompetensi Guru (UKG) se-Sulsel tahun 2017.

Dengan Pendidikan di Bumi Lamaranginang ini, lanjut H. Jasrum, setiap tahun kita selalu mendapat anggaran yang banyak, sehingga tidak menampik kita juga telah meraih penghargaan untuk deklarasi guru jujur pertama di Sulawesi Selatan tahun 2018 pada lomba inovasi pelayanan publik di KemenPAN-RB dengan judul Sarjana Mengajar di wilayah terpencil tahun 2018.

Meraih piagam penghargaan dari LPPPTK tentang penyelenggaraan pelaksanaan pelatihan kurikulum K13 tahun 2018, serta piagam penghargaan dari KepemenPAN-RB tentang Inovasi Pelayanan Publik (Distribusi Guru Proporsional) sebagai peserta UNPSA 2019," tukas H. Jasrum. (yustus)