SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Bagi orang tua yang ingin anak-anaknya menjadi penghafal Qur'an (Hafids), tidak salah jika anda memilih Pesantren Miftahul Khair. Pesantren ini sudah terbukti mencetak para Hafids/Hafisa yang sudah meraih sejumlah penghargaan di ajang MTQ tingkat Luwu Utara maupun Sulawesi Selatan.
Pesantren ini memiliki dua Pondok, yakni Kampus 1 di Desa Batu Alang, Kecamatan Sabbang Selatan, dan Kampus 2 di Poddo, Kelurahan Bone, Kecamatan Masamba.
Pimpinan Pondok Pesantren, Drs KH Idris AN disela-sela penamatan santri dan santriwati, Rabu (01/05/2019) mengatakan, saat ini puluhan santri dan santriwati telah mengharumkan nama daerahnya masing-masing dalam rangka Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) maupun STQ.
"Hari ini kita menamatkan puluhan santri, yang rata-rata mereka memiliki hafalan 6 s/d 10 Juz," ucap KH Idris AN.
Menurutnya, selain ijasah Non Formal terakreditasi, alumni Pesantren Miftahul Khair tentu saja akan mendapat ijazah Formal layaknya ijasah Madrasah Tsanawiyah (MTS) dan Ijazah Masdrasah Aliyiah (MA).
"Jadi selain pendidikan formal layaknya sekolah MTS, pendidikan Non formalnya adalah Tahfidzul Qur'an, Fiqih Syariah, Fiqihul Akbar atau Syariah Hukum Tauhid, dan juga ada pengajian Kitab kuning tentu saja Bahasa Arab dan Inggeris," tandasnya.
Soal biaya mondok, KH Idris AN menjelaskan, untuk masuk Santri membayar biaya pembangunan yang bisa dicicil, dan Rp 350 ribu perbulan ditanggung makan selama tiga kali.
"Bagi warga miskin, digratiskan masing-masing dua orang per kecamatan. Jadi minta tolong kalau ada anak kurang mampu bisa diantar kesini, kita bina menjadi Hafids Quran," ucapnya. (yustus)