Terima Penghargaan Tokoh Pembangunan, Andi Sudirman Ajak Pengurus Baru PWI Sulsel Makin Adaptif

SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.

Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, hadir langsung dalam agenda pelantikan jajaran pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulsel masa bakti 2026–2031 yang berlangsung di Sandeq Ballroom Hotel Claro Makassar, Sabtu (17/10/2026).

Momen berharga turut diukir Andi Sudirman Sulaiman pada acara tersebut lantaran dirinya dianugerahi penghargaan khusus sebagai Tokoh Pembangunan dan Konektivitas Daerah.

Apresiasi bergengsi itu diserahkan secara langsung oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, sebagai bentuk pengakuan atas wujud nyata serta kontribusi besar sang Gubernur dalam memajukan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah di Sulsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sudirman menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Suwardi Thahir bersama seluruh jajaran kepengurusan PWI Sulsel yang resmi dikukuhkan.

Ia menaruh harapan besar agar kepemimpinan baru ini dapat menjalankan amanah dengan optimal, terutama dalam memperkokoh sinergi insan pers untuk mengawal setiap program pembangunan daerah.

“PWI memiliki posisi yang sangat vital untuk menyokong agenda pembangunan sekaligus mendongkrak profesionalisme dan kualitas insan pers di Sulawesi Selatan,” tegasnya.

Ia menginginkan PWI Sulsel mampu mengembalikan kejayaannya sebagai wadah utama kegiatan para jurnalis, sekaligus lincah beradaptasi menghadapi tuntutan era digital dan dinamika kebutuhan informasi publik.

“Kita sangat berharap PWI menjadi garda terdepan dalam mengawal kemajuan Sulsel, sekaligus menjadi wadah pembinaan agar kapasitas jurnalis kita semakin hebat ke depan,” tambah Andi Sudirman.

Tak lupa, Gubernur juga berpesan agar semangat kebersamaan dan kerja sama di ranah media senantiasa dilandasi oleh nilai-nilai luhur budaya lokal.

“Prinsip Sipakatau, Sipakalebbi, Sipakainge harus terus kita pegang teguh. Saya sangat berharap PWI kembali bergema sebagai pusatnya para insan pers dan tetap relevan menjawab tantangan zaman modern,” tutupnya. (*)