TP PKK dan Dinas PMD Wajo Gelar Seminar Cegah Stunting dan Bahaya Penggunaan Plastik

SOROTMAKASSAR -- Wajo.

Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Wajo bekerjasama dengan Dinas PMD Kabupaten Wajo, menggelar seminar bertema "Cegah Stunting pada Anak dan Kurangi Penggunaan Plastik di Kabupaten Wajo," Selasa (23/04/2019) di Ruang Pola Kantor Bupati Wajo.

Kegiatan seminar bertajuk "Pencegahan Stunting dan Bahaya Penggunaan Plastik" ini dibuka oleh Ketua TP PKK Wajo, Hj. Siti Maryam.

Kepala Dinas PMD Kabupaten Wajo, Syamsul Bahri melaporkan, seminar tersebut dilaksanakan sebagai rangkaian acara pelantikan Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Wajo periode 2019-2024.

Kegiatan seminar bertema "Cegah Stunting pada Anak dan Kurangi Penggunaan Plastik di Kabupaten Wajo,"

Pelantikan Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Wajo oleh Ibu Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan dilaksanakan setelah acara seminar.

Dalam sambutan saat membuka acara seminar, Ketua TP PKK Kab Wajo ibu Hj. Siti Maryam menyampaikan, kita sebagai wanita atau perempuan memiliki peran yang istimewa, baik dalam keluarga maupun dalam kehidupan sosial, berbangsa dan bernegara.

Perempuan harus tampil sebagai penggerak di segala aspek pembangunan, termasuk dalam upaya pencegahan terhadap terjadinya stunting pada anak dan pemanfaatan plastik secara baik.

Kegiatan seminar bertema "Cegah Stunting pada Anak dan Kurangi Penggunaan Plastik di Kabupaten Wajo,"

Lebih lanjut, Hj. Sitti Maryam menaruh harapan besar kepada seluruh jajaran PKK mulai dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan, serta seluruh kader dan seluruh organisasi wanita yang ada di Kabupaten Wajo, untuk senantiasa bersinergi menjaga anak-anak tidak mengalami stunting, karena selain berakibat secara fisik kepada anak, maka stunting juga dapat berakibat rendahnya daya fikir, akhlak dan prilaku anak ke depannya.

Begitu pula dalam penggunaan plastik, istri dari Bupati Wajo ini mengimbau kepada seluruh peserta untuk mengurangi penggunaan plastik dan tidak membuang sampah plastik secara sembarangan, karena hal ini berbahaya bagi kesehatan pribadi dan kelestarian lingkungan.

"Kalau perlu, sampah plastik harus kita olah dan daur ulang, baik menggunakan teknologi tinggi maupun dengan menggunakan teknologi sederhana, agar bisa bermanfaat," himbaunya.

Seminar tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran PKK dari tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa dan Kelurahan, serta organisasi wanita yang ada di Kabupaten Wajo. Dengan pemateri, dr. Hj. Asni Rahayu spesialis anak dan Amiruddin selaku pemerhati lingkungan di Kabupaten Wajo. (ishak)