SOROTMAKASSAR -- Gowa.
Adnan Puricta Ichsan berhasil menang telak di Pilkada Gowa 2020. Dengan perolehan suara kurang lebih 91 persen berdasarkan hasil quick count melawan kotak kosong.
Adnan mengucap syukur atas kemenangannya dengan berlinang air mata. Air mata ini menggambarkan kebahagian sekaligus kesedihan Adnan.
Karena kemenangan kali ini dirasa berbeda oleh Adnan. Pasalnya, sang ayah, Alm Ichsan Yasin Limpo, tidak lagi menyaksikan langsung kemenangan Adnan di Pilkada Gowa kali ini.
“Alasan saya bersedih, karena tahun ini saya merayakan kemenangan tanpa kejadiran ayah saya,” ujar Adnan disertai isak tangis.
Meski demikian, Adnan mengungkapkan rasa syukur yang teramat kepada Tuhan atas kemenangannya. Ia juga berterima kasih kepada seluruh tim pemenangan, simpatisan dan relawan yang sudah bekerja keras untuk meyakinkan publik memilihnya kembali.
“Terima kasih kepada tim pemenagan. Simpatisan dan relawan di mana pun berada dan atas nama apapun yang sudah bekerja tulus dan ikhlas, mereka bekerja pagi malam dengan baik,” ucapnya.
“Kalau kita kerja baik pasti akan diberikan reward oleh masyarakat. Tapi kalo petahana tidak mampu bekerja dengan baik, masyarakat akan memberikan punishment dalam pilkada.
Sehingga, beberapa petahan kalah karena diberi punishment,” lanjutnya.
Adnan tidak menyangka akan mendapatkan kepercayaan masyarakat Gowa. Bahkan mendapatkan persentase tinggi dalam pemilihan kali ini. Hal tersebut menjadi kebanggaan sekaligus beban atas tanggung jawab yang harus diemban.
“Kami tidak pernah menyangka kami akan mendapatkan presentasi yang cukup baik dan tinggi. Tapi ini juga akan menjadi beban terhadap saya bersama Abdul Rauf. Karena tentu ekspektasi masyarakat terhadap kami cukup tinggi. Sehingga kami harus membayar kepercayaan masyarakat dengan kinerja yang tentunya lebih baik lagi dibanding periode yang lalu,” pungkasnya.
Menurutnya, Pilkada merupakan ajang evaluasi bagi kepala daerah. Apalagi status petahana yang mereka sandang. Karena di situ akan berlaku reward dan punishment. (*)