Air Sungai Masamba Meluap, Jalan Utama Trans Sulawesi Kembali Ditutup

SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Hujan tidak lebat yang mengguyur wilayah Kecamatan Masamba dan sekitarnya, telah menyebabkan air Sungai Masamba meluap lagi dan menimbulkan banjir di jantung ibukota Masamba, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Selasa (04/08/2020) sore.

Meluapnya air Sungai Masamba tersebut mengakibatkan jalan utama Trans Sulawesi ke arah jembatan Masamba ditutup karena tergenang luapan air sungai Masamba. Kendaraan yang melintas di jalur tersebut diarahkan ke jalan lingkar.

Kapolsek Masamba, Iptu Budi Amin mengatakan, Polsek Masamba dan dibantu personel Polres Lutra mengerahkan seluruh anggota membantu mengatur lalu lintas agar kendaraan yang melintasi di jalur tersebut diarahkan ke jalan lingkar.

Kapolsek Masamba menerima laporan, tanggul-tanggul yang dibuat sudah ada jebol karena tinggi air di hulu Sungai Masamba di Desa Maipi setinggi 2 - 2,5 meter.

Penyebab meluapnya air di aliran sungai tersebut, karena Sungai Masamba sudah dangkal pasca banjir bandang melanda Bumi Lamaranginang julukan Kabupaten Luwu Utara, pada 13 Juli 2020 lalu. Sehingga ketika diguyur hujan di hulu Sungai Maipi di pegunungan dan debit air hujan melimpah maka aliran sungai tersebut meluap dan tumpah ke jalan serta pemukiman warga yang sudah tertimbun lumpur pasca banjir bandang belum lama ini.

"Pemerintah sudah melakukan pengerukan atau normalisasi di Sungai Masamba yang sudah dangkal,” ujar Kapolsek Masamba.

Dan banjir juga karena banyak saluran drainase yang masih tertimbun lumpur dan bongkahan kayu yang belum berfungsi, dan sementara jalan poros Trans Sulawesi ditutup sementara waktu menunggu air surut. (yustus)