Wagub Sulsel Prihatin Wajo Dilanda Banjir Tiap Tahun

SOROTMAKASSAR -- Wajo.

Setelah menyalurkan bantuan kepada pengungsi banjir bandang di Luwu Utara, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman melanjutkan kunjungan kerjanya di Kabupaten Wajo, Senin (20/7/2020).

Tiba di Kabupaten Wajo, Andi Sudirman mendatangi salah satu titik terparah banjir, Dusun Alau Salo, Desa Lautang, Kecamatan Belawa, Kabupaten Wajo.

Wagub juga berkunjung ke Masjid Agung Sengkang, salah satu tempat pengungsian dari 3 kecamatan.

Dengan menaiki perahu katinting, Wagub Andi Sudirman didampingi oleh Bupati Wajo H. Amran Mahmud dan Forkopimda Kabupaten Wajo, menuju Dusun Alau Salo. Sekitar 100 rumah warga di sini terendam banjir. Sebagian besar rumah warga layaknya rumah panggung tertutupi banjir, bahkan ada rumah warga yang hanya kelihatan atapnya.

Dusun Alau Salo berbatasan dengan Desa Wette’e, Kecamatan Panca Lautan, Kabupaten Sidrap. Tak hanya langganan banjir setiap tahun, di kampung ini kerap terjadi angin puting.

Aktifitas warga dusun tersebut setiap harinya sebagai nelayan dan petani. Kebanyakan bertahan di rumah mereka karena banjir sudah menjadi rutinitas setiap tahun.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman yang merasa prihatin melihat kondisi di Kabupaten Wajo, berharap adanya koordinasi Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten mencari jalan keluar atas musibah yang terjadi setiap tahun ini.

“Nanti kami usulkan di Kementerian melalui Balai Besar Wilayah Sungai Pompengan Jeneberang. Harapan kita bagaimana kondisi seperti ini bisa di balik menjadi potensi pengembangan ekonomi, perikanan, pertanian bahkan pariwisata,” katanya. (*)