Mayat Bayi Laki-laki dengan Kondisi Mengenaskan Ditemukan Tersangkut Ranting Bambu di Sungai

SOROTMAKASSAR -- Toraja Utara.

Mayat sesosok bayi laki-laki yang diduga baru lahir ditemukan dalam kondisi mengenaskan tersangkut kayu ranting bambu di pinggir sungai di poros Rantepao-Makale, Lembang (Desa) Rindingbatu, Kecamatan Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Rabu (15/07/2020) sore sekitar pukul 17.35 Wita.

Jasad bayi yang diperkirakan baru berusia dua hari itu ditemukan oleh salah seorang warga bernama Rio dengan keadaan menyedihkan dimana bagian kepalanya sudah hancur.

Penemuan mayat bayi pertama kali dilihat oleh Rio dengan kondisi terapung dan tersangkut di ranting bambu yang ada di bawah sungai.

Saat melihat mayat bayi, Rio tersentak kaget dan langsung bersama temannya melaporkan ke warga sekitar, dan saat itu juga warga menghubungi langsung Polsek Sanggalangi Polres Toraja Utara.

Sementara itu Kapolsek Sanggalangi saat ditemui mengatakan, awalnya kami terima laporan warga, sehingga langsung ditindak lanjuti dengan mendatangi lokasi penemuan mayat bayi tersebut.

"Bayi tersebut sudah dalam keadaan tidak bernyawa saat jasadnya di evakuasi dari sungai," ucap Kapolsek Sanggalangi, Iptu Ketut Aliasa.

Jazad bayi saat diangkat dari sungai ternyata berjenis kelamin laki-laki dan diduga hasil hubungan gelap sehingga bayi tersebut dibuang ke sungai.

"Dengan kondisi yang tampak pada jasad bayi saat ditemukan, diperkirakan sudah dua hari berada di sungai," terangnya.

Tim Polres Toraja Utara dan Polsek Sanggalangi saat melakukan evakuasi, langsung membawa mayat bayi yang tidak berdosa itu ke Rumah Sakit Elim Rantepao untuk diotopsi dan selanjutnya akan dilakukan penyelidikan oleh pihak yang berwajib. (man)