LSM Kompak: Separuh Biaya Pemeliharaan Jalan di Pinrang Diduga Raib

SOROTMAKASSAR -- Pinrang.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kompak, Muh Sinrang Rais, S.H menyoroti sejumlah ruas jalan rusak di dalam maupun di luar kota Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Ditemui di salah satu warkop di kota Pinrang, Rabu (15/7/2020), Sinrang Rais mengatakan, kerusakan jalan tersebut justru menjadi pertanyaan, kemana anggaran pemeliharaan jalan senilai miliaran rupiah.

"Banyaknya ruas jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Pinrang perlu dipertanyakan. Pasalnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) Kabupaten Pinrang setiap tahun mengusulkan anggaran pemeliharaan jalan, tetapi tingkat kerusakan jalan justru makin meluas,” ungkap Sinrang kepada wartawan.

Menurut Sinrang, biaya pemeliharaan jalan itu mestinya digunakan untuk merawat jalan yang rusak. Namun, kenyataannya biaya tersebut tidak jelas diarahkan ke mana sehingga perlu dipertanyakan.

"Jangan sampai dana itu hanya digunakan untuk keperluan pribadi," ujarnya.

Melihat kondisi jalanan yang semakin hari tambah rusak itu, Sinrang justru semakin curiga bahwa separuh biaya pemeliharaan jalan tersebut telah raib.

Ketua LSM Kompak ini menerangkan, beberapa ruas jalan dalam kota Pinrang saat ini mengalami kerusakan dengan kondisi berlubang sehingga sering terjadi kecelakaan, khususnya pengendara sepeda motor. Padahal, dana pemeliharaan jalan pada APBD tahun 2020, jumlahnya mencapai miliaran rupiah.



Hingga saat ini belum berhasil diperoleh informasi dari Sekretaris PUPR Pinrang, A.Awaluddin selaku pelaksana harian di Dinas PUPR Pinrang. Berusaha dihubungi, tapi yang bersangkutan tidak berada di tempat.

Diperoleh informasi di Kantor Dinas PUPR Pinrang, jabatan Plt masih di Jabat Ir.H.A.Budaya yang sekarang menjabat Sekda Pinrang. (*)