SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Bertempat di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu (4/7/2020) digelar Konferensi Kerja Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) pertama Kabupaten Lutra di masa pandemi Covid-19.
Acara yang dibuka langsung Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani didampingi Kepala Dinas Pendidikan Jasrum, Ketua PGRI Kabupaten Lutra Jamiluddin serta Ketua Panitia.
Konferensi PGRI pertama tahun 2020 ini di masa pandemi Covid-19 mengusung tema ”Literasi Digital dalam Upaya Peningkatan Penguasaan Teknologi Informasi Guru Luwu Utara Menuju Society 5.0".
Dalam sambutan Ketua PGRI Lutra, Jamiluddin, S.E mengatakan, konferensi PGRI diikuti oleh pengurus dari 15 kecamatan.
“Kami atas nama pengurus PGRI Kabupaten Lutra berharap kepada Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pendidikan untuk memperhatikan guru honorer yang selama ini menjadi tulang punggung di setiap sekolah," harap Ketua PGRI Kabupaten.

Jamiluddin mengucapkan terimakasih dan mengucapkan selamat atas terselenggaranya konferensi ini. Semoga dengan terlaksananya konferensi ini akan meningkatkan semangat kepada seluruh panitia dan pengurus yang terlibat dalam konferensi ini. Bagi pengurus yang berada di kecamatan ke depannya agar lebih jaya.
Bupati Lutra, Hj. Indah Putri Indriani dalam sambutannya mengapresiasi pelaksanaan Konferensi Kerja Kabupaten pertama PGRI Lutra karena digelar di masa corona dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.
Ia berharap agar tema konferensi diaplikasikan dan guru harus jadi contoh teladan karena guru itu ditiru setiap kata dan perbuatannya dari anak didik di sekolah.
"Tinggal aplikasinya dan action, tapuisaya yakin dan percaya semua guru memiliki tanggung jawab untuk mengaplikasikan tema yang diangkat hari ini untuk memajukan dunia pendidikan di Bumi Lamaranginang ini," tutur Bupati perempuan pertama di Sulsel.
Sejatinya, lanjut Bupati Lutra, PGRI merupakan sebuah lembaga yang hebat, taat aturan. Sedangkan Konferensi PGRI Kabupaten yang pertama di masa kepemimpinan Ketua umum Jamiluddin, merupakan kesempatan yang baik bagi seluruh pengurus dan anggota PGRI untuk melakukan evaluasi kegiatan organisasi yang sudah dilaksanakan setahun ini.
“Mudah- mudahan melalui Konferensi ini nantinya dapat menghasilkan sinergitas dan keselarasan program kerja PGRI dengan arah kebijakan pembangunan pendidikan Pemerintah Daerah sebagai acuan dan evaluasi organisasi," harap Indah Putri Indriani.
Diharapkan, konferensi ini dapat menghasilkan berbagai keputusan yang bermanfaat bagi peningkatan kinerja PGRI, khususnya dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia di Lutra.
"Kami Pemerintah Daerah berharap PGRI sebagai organisasi profesi harus selalu berupaya mengembangkan profesionalitas guru, terutama dalam hal mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik,” pungkas Bupati Lutra. (yustus)