Gereja Katolik di Paroki Sitti Maryam Saluampak Ibadah Perdana, Ikuti Protokol Kesehatan

SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Gereja Katolik Paroki Sitti Maryam Saluampak, Minggu (28/6/2020), memulai ibadah di masa pandemi Covid-19 setelah ada pelonggaran bahwa Tempat ibadah diperbolehkan buka dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Iya, Minggu 28 Juni 2020 dibuka ibadah perdana dan kami menggunakan pendekatan yang konservatif, jadi kami mesti hati-hati serta cermat," kata pengurus Gereja Katolik Stasi Santu Antonius Pangalli, D.Dae pada media ini saat menyemprot disinfektan area Gedung Gereja di luar dan di dalam gedung Gereja.

D.Dae mengatakan bahwa kami ikuti protokol kesehatan, dan disatu baris bangku hanya bisa duduk dua orang dalam beribadah di Gereja.

"Protokolnya, misalnya, seperti 25 persen dibukanya dulu. Jadi kalaupun nanti dibuka pasti bertahap tidak langsung dibuka banyak. Tidak langsung, kami buka bertahap," kata D.Dae.

Meski begitu, D.Dae memastikan ibadah misa via internet atau dalam jaringan (daring) masih tetap dilangsungkan dan dapat diakses masyarakat seperti biasa.

Ada tiga prinsip protokol kesehatan yang diterapkan secara umum di tempat-tempat Ibadah. Pertama, jumlah peserta kegiatan Ibadah maksimal 25 persen dari kapasitas normal.

Kedua, penjagaan jarak sebanyak satu meter antar pengunjung. Ketiga, penyemprotan disinfektan sebelum dan sesudah ibadah rutin dilakukan. (yustus)