SOROTMAKASSAR -- Wajo.
Sebanyak 11 kecamatan dari 14 kecamatan di Kabupaten Wajo, kini dilanda bencana banjir. Di tengah pandemi virus Corona, Pemkab Wajo bertekad hadir di tengah masyarakat untuk mengendalikan dan menangani banjir.
Hal itu disampaikan Bupati Wajo H.Amran Mahmud kepada wartawan, Senin (8/6/2020), usai pertemuan terkait Darurat Bencana di ruang Anjungan Kantor Bupati Wajo.
Banjir yang melanda Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ini telah menelan tiga korban lantaran terbawa arus air yang sangat deras.
Dari ketiga orang korban, sudah ditemukan satu orang dan langsung dirawat di RSK Siwa, Kecamatan Pintumpanua. Dua orang lagi yang hanyut terbawa arus masih sementara dalam pencarian.
"Satu orang yang sempat dirawat, alhamdulillah sudah keluar dari RSK Siwa," ujar Bupati H.Amran Mahmud.

Bupati Wajo menetapkan darurat bencana banjir selama 14 hari terhitung 7-20 Juni 2020. Bencana banjir tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum terendam.
"Bahkan sampai saat ini sudah 11.592 kepala keluarga menjadi korban banjir di 11 kecamatan," lanjut Bupati Wajo.
Dia mengatakan, pihaknya akan terus berupaya memberikan yang terbaik bagi korban banjir. "Insyaallah kami akan terus mengoptimalkan penanganan-penanganan terhadap para korban banjir hinggah sampai pemulihan bencana," ujarnya seraya menyatakan bahwa Pemkab akan selalu hadir di tengah masyarakat.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Wajo, H. Amran, SE, menyampaikan bahwa banjir yang melanda Kabupaten Wajo merupakan bencana tahunan. Pemkab tentu tidak tinggal diam dan akan melakukan strategis dalam penanggulangan bencana banjir.
Dinas pertanian Ir Ashar sudah melaporkan ke provinsi dan pusat. "Menteri Pertanian siap turun ke Kabupaten Wajo melihat langsung korban banjir.
Pemkab Wajo adakan jumpa pers di ruang Anjungan Kantor Bupati terkait Darurat Bencana di tengah pandemi Covid-19.
Namun, sebelumnya digelar pertemuan yang dipimpin Bupati Wajo H.Amran Mahmud bersama Wakil Bupati H. Amran. SE. Hadir Sekda dan pimpinan OPD terkait dengan musibah bencana OPD Sosial, Pertanian, Bencana, Perikanan, PU, Lingkungan Hidup, Kepala RSKU Lamaddukelleng, Dinas Kesehatan. (ishak)