SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Kasus terkonfirmasi Covid-19 Luwu Utara(Lutra) bertambah setelah Juru Bicara Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Luwu Utara, I Komang Krisna, SKM, M.Kes, melaporkan 4 orang pelaku perjalanan dari Magetan, Jawa Timur positif terinfeksi Virus Corona, salah seorang warga Seko inisial AA.
Salah satu yang dilaporkan sebagai kasus baru itu merupakan warga Seko yang bermukim di Baebunta dan telah diantar ke Makassar (5/5/2020) untuk menjalani isolasi di Hotel Swiss Bell.
Orang tua AA telah kontak langsung dengan seorang tukang ojek Seko, Tahji (45) tinggal di Dusun Tanete, Desa Hono Kecamatan Seko.
Terhadap kontak erat dari santri di salah satu pesantren di Jatim ini, Tim Gerak Cepat Penanggulangan Covid-19 Lutra melakukan Contact Tracing dengan melakukan kunjungan rumah didampingi personil Polsek Limbong Bripka Frengky, untuk mengambil sampel swab pada Tahji, Sabtu (9/5/2020).
Dalam pelaksanaan tersebut TGC Dinas Kesehatan Lutra didampingi Sekretaris Kecamatan(Sekcam) Seko, Joni Pasulle, Kepala Puskesmas (Kapus) Seko. Frans Karrai, SKM dan Nurul S.Kep, NS.
Kapus Seko, Frans Karrai, SKM, yang mendampingi TGC Dinkes Lutra saat melakukan Contact Tracing kepada wartawan media ini melalui via jejaring WhatsApp menjelaskan, tim sudah mengambil sampel pada 3 orang yang tinggal serumah dengan kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut dan mengambil sampel tukang ojek.
"Pengambilan sampel swab hidung dan tenggorokan telah dilakukan terhadap kontak erat kasus positif kemarin, juga tukang ojek Tahji yang kontsk langsung juga dengan orang tua AA," kata Kapus Limbong.
Frans Karrai, SKM menyebutkan upaya contact tracing ini dilakukan untuk menelusuri orang-orang yang telah berinteraksi secara erat dengan kasus positif dan mengidentifikasi ada tidaknya penularan pada kontak erat itu.
"Sampel swab ketiga keluarga AA telah dikirim ke Makassar untuk dilakukan pemeriksaan PCR di BBLK Makassar," kata Kapus Seko.
Frans Karrai juga menambahkan kalau AA sudah menjalani karantina mandiri sambil menunggu hasil pemeriksaan PCR nya.
"Kapus berharap semoga tidak ada lagi penambahan kasus Covid-19 di Luwu Utara terutama dari Kecamatan Seko, asal kekuarga AA dan tukang ojek tersebut menjalani karantina mandiri dengan disiplin dan masyarakat juga melaksanakan anjuran pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19." pungkas Frans Karrai. (yustus)