SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Plt Kepala Desa (Kades) Bakka, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel) didampingi Bhabinkamtibmas, bagikan langsung masker ke warga terdampak Covid-19.
Hal itu disampaikan Plt Kades Bakka, Sitti Kidar yang juga Camat Sabbang pada wartawan media ini melalui via jejaring WhatsApp, Jumat (8/5/2020).
Melalui kegiatan tersebut juga dilaksanakan monitoring dan evaluasi penanganan Covid-19, bersama Bhabinkamtibmas Polsek Sabbang Brigpol Dede Arifandi membagi masker ke masyarakat.
Di kegiatan itu Kamis(7/5/2020), juga hadir para Kepala Dusun dan aparat desa lainnya, serta relawan Covid-19 Desa Bakka.
Secara transparan, Plt Kades Bakka Sitti Kidar mengatakan, pengadaan masker ini bersumber dari Dana Desa (DD) untuk dibagikan langsung ke masyarakat Desa Bakka.
"Kali ini pembagian masker untuk masyarakat terdampak Covid-19, dan juga penyemprotan cairan desinfektan di rumah-rumah. Itu pun anggarannya dari Dana Desa(DD) Bakka," tutur Sitti Kidar, yang juga Camat Sabbang.
Menurut Camat Sabbang, kegiatan itu sifatnya memutus rantai penyebaran Covid-19 di Desa Bakka dan Pemerintah Desa Bakka terus memberi edukasi dalam memberikan sosialisasi cara hidup sehat ke masyarakat di desanya.
Camat Sabbang berterima kasih ke aparat desa, masyarakat dan Bhabinkamtibmas Dede Arifandi, yang selalu juga memberikan edukasi ke warga binaannya untuk memutus penyebaran virus dengan salah satu cara pembagian masker.
Sitti Kidar didampingi Dede Arifandi mengimbau warga Desa Bakka, agar tetap menjaga pola hidup sehat, makan buah-buahan, sayur-sayuran yang bebas kimia dan selalu gunakan masker setiap keluar rumah serta sering cuci tangan pakai sabun antiseptik.
"Apalagi kini setiap desa sudah menganggarkan untuk pencegahaan virus COVID-19 melalui Dana Desa, agar kita tanggap dalam memutus rantai penularan Covid-19," katanya.
Sekedar diketahui bahwa, di Kecamatan Sabbang ini sudah ada warga yang terkonfirmasi Positif Corona dari kluster Palopo. Positif corona ini bukan tumbuh dari warga di dalam desa itu, tapi transfer dari warga kluster Palopo. Warga yang bersangkutan sudah dibawa ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan di BBLK Makassar.
"Ini semua hasil jerih payah dan kerja keras, baik itu perhatian Pemerintah Kabupaten Lutra serta seluruh tenaga medis maupun TGC Dinas Kesehatan di setiap Puskesmas dan juga semua pihak,"tambah Sitti Kidar. (yustus)