Pasien Positif Corona di Palopo Sempat Kunjungi Bapaknya di Dandang

SOROTMAKASSAR -- Palopo.

Pasien yang tinggal bersama ibunya di Palopo berinisial HY (28 tahun), Rabu (29/4/2020) malam, dirujuk ke Makassar.

Saat ditemui Kamis (30/4/2020), Juru Bicara resmi Covid-19 Palopo, dr Ishak Iskandar, membenarkan pasien positif Corona HY sudah dibawa ke Makassar.

“Betul, malam kemarin dirujuk ke rumah sakit rujukan di Makassar, kalau bukan di RS Unhas mungkin di RSUD Wahidin,” jelasnya.

Sebelumnya juga diberitakan, lima orang perawat salah satu rumah sakit yang sempat menangani HY,juga dikarantina atau diisolasi di RSUD Sawerigading Palopo, sebagai langkah antisipatif atas merebaknya Covid-19 di kota idaman ini.

“Jadi kami sampaikan, agar publik di Kota Palopo tenang, Insya Allah kita tidak akan terkena jika kita disiplin dan mau mendengar imbauan pemerintah, adapun pasien HY akan segera kami kirim ke rumah sakit rujukan di Makassar, keluarganya juga sudah kita karantina (isolasi) dan 5 perawat yang menangani HY juga mulai malam kemarin kita isolasi di RSUD Sawerigading,” terang Jubir Covid-19 Palopo.

Empat orang keluarga HY yang selama ini tinggal serumah di Kelurahan Luminda diketahui adalah ibunya, nenek serta satu adiknya dan satu lagi tantenya. Mereka selain diisolasi juga akan diswab dan dikirim sampel lendir tenggorokannya ke laboratorium BBLK Makassar untuk pemeriksaan PCR guna memastikan jika keluarga pasien dan 5 perawat tersebut negatif atau tidak ikut terpapar coronavirus.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, pada tanggal 23 April 2020 HY melakukan perjalanan ke Desa Dandang mengunjungi orang tuanya AW dan melanjutkan perjalanan ke Desa Tandung, Kecamatan Sabbang mengunjungi tantenya atas nama Ibu Jr (Nenek LBL) dan ND serta beberapa keluarga lainnya.

Orangtua HY sudah dikunjungi oleh Camat Sabbang Selatan Fatmawati Beddu Syam, Kepala Puskesmas (Kapus) Sabbang Selatan Sudarmi, SKM, Bidan Pustu Dandang Jumrana dan Tim Gerak Cepat Puskesmas Sabbang Selatan. (yustus)