Persakmi Lutra Intens Mengedukasi Masyarakat Tangkal Corona, Rajin Cuci Tangan, Makan Sayur-sayuran dan Pakai Masker

SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.

Persatuan Sarjana Kesehatan Profesional Masyarakat Indonesia (Persakmi) Cabang Luwu Utara (Lutra) Sulawesi Selatan (Sulsel) intens mengedukasi masyarakat untuk mencegah dan memutus rantai penularan Covid-19.

Hal ini disampaikan Kepala Puskesmas (Kapus) Sabbang Selatan (Sabsel), Sudarmi, SKM pada wartawan media ini, Senin (20/4/2020) di ruang kerjanya, bertempat di Desa Pompaniki, Kecamatan Sabbang Selatan.

Sudarmi menuturkan, banyak orang berburu masker untuk mencegah tertular penyakit Covid-19. Aksi borong ini membuat stok masker menipis dan tak mudah didapat di pasaran.

"Makanya, Persakmi Cabang Lutra intens di lapangan memberikan edukasi ke warga, dan rencana Persakmi akan mengedukasi warga yang masuk di Lutra pada hari Rabu, tanggal 23 April 2020 di pintu gerbang Kabupaten Luwu-Lutra untuk bagi-bagi masker ke masyarakat dan pengendara. Sekaligus, kampanye cuci tangan selalu dan makan sayur-sayuran dan buah-buahan," ujarnya.

Cara terbaik mencegah tertular penyakit akibat infeksi virus Corona, lanjut Sudarmi, tidak membiarkan tangan yang kotor menyentuh wajah, dan tujuannya memakai masker untuk mencegah penularan penyakit.

Selain itu juga masker juga diutamakan bagi tenaga kesehatan yang berisiko tinggi tertular penyakit dan jangan jadikan masker satu-satunya alat untuk melindungi diri dari infeksi penyakit, tapi masker juga wajib dipakai dan diganti maksimal sehari sekali atau setelah dipakai masker kain bisa dicuci pada malam hari dengan air panas.

Selain memakai masker, Kapus Sabsel menyarakankan orang yang sehat perlu rajin-rajin menjaga kebersihan tangan agar tidak gampang terinfeksi penyakit dari virus seperti Corona. Menjaga kebersihan tangan bisa dilakukan lewat mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer berbasis alkohol minimal 60 persen.

Sudarmi menyebutkan langkah yang benar untuk mencuci tangan adalah, menjangkau seluruh bagian telapak tangan, termasuk bagian sela-sela jari. Basahi tangan dengan air mengalir, beri sabun yang cukup dan gosokkan sabun ke telapak tangan, gunakan telapak tangan bergantian untuk menggosok punggung tangan dan sela-sela jari, satukan kedua telapak tangan untuk kembali membersihkan bagian sela-sela jari, lalu gosokkan punggung jari bergantian ke telapak tangan, gosokkan ibu jari bergantian ke telapan tangan, gosokkan ujung jari dan kuku bergantian ke telapak tangan, lalu bilas sabun di tangan dengan air mengalir sampai tidak terasa licin, serta keringkan telapak tangan dengan tisu atau mesin pengering atau handuk kecil.

"Memang sekilas terlihat rumit, keseluruhan proses tersebut tidak memakan waktu lebih dari 20 detik," jelas Kapus Sabsel.

Jika seseorang dinyatakan sebagai orang dalam pemantauan (ODP), pasien dalam pengawasan (PDP), atau orang tanpa gejala (OTG), menurut Komang Krisna, tidak perlu takut.

“Tidak usah takut, tidak akan diapa-apakan. Malah akan diberi obat jika ada keluhan kesehatan,” pesan Komang Krisna memberikan semangat. (yustus)