Adnan Purichta Ichsan : Tidak Ada Peserta Ijtima Zona Asia 2020 Positif Corona di Gowa


SOROTMAKASSAR -- Gowa.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan menyatakan, hingga saat ini tidak ada peserta Ijtima Zona Asia 2020 di Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa yang positif virus Corona atau Covid-19.

Hal ini ini diungkapkan orang nomor satu di Gowa ini saat menjadi narasumber di salah satu program TV Nasional, Sabtu (21/03/2020) malam.

"Kami punya group, yang di dalam group juga itu ada Pak Gubernur bersama dengan Forkopimda Sulsel bersama dengan para bupati dan walikota yang terus melaporkan perkembangan selepas bubarnya Ijtima Zona Asia 2020 ini dan Alhamdulillah perkembangannya sampai dengan hari ini tidak ada yang positif virus Corona," kata Bupati Adnan.

Sementara untuk peserta Ijtima Zona Asia 2020, Bupati Adnan mengatakan sudah dipindahkan. Untuk peserta Warga Negara Asing (WNA) dipindahkan ke Hotel Grand Sayang milik Pemerintah Provinsi Sulsel sedangkan Warga Negara Indonesia (WNI) dipindahkan ke Asrama Haji Sudiang.

Walaupun demikian, ia mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada sekitar 200 hingga 300 jamaah peserta Ijtima Zona Asia 2020 di Kecamatan Bontomarannu yang merupakan lokasi pertemuan ribuan ulama tersebut.

"Memang di lokasi yang sekarang masih ada sekitar 200 sampai dengan 300 orang karena kapasitas Asrama Haji Sudiang sudah tidak bisa memuat untuk seluruh warga Indonesia dikarantina di lokasi tersebut," ujarnya.

Adnan menambahkan, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa bersama TNI dan Polres Gowa terus melakukan pemantauan  terhadap ratusan jamaah peserta Ijtima Zona Asia 2020 di lokasi kegiatan hingga semuanya pulang ke kampung halaman masing-masing.

"Kita tetap melakukan pemantauan dan Insya Allah kalau misalnya semuanya telah selesai, 300 orang itu telah pulang ke kampung halamannya masing-masing, barulah Pemkab Gowa melalui Dinas Kesehatan akan melakukan penyemprotan disinfektan di lokasi tersebut termasuk masjid-masjid dan rumah-rumah yang berada di sekitar lokasi," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, salah seorang peserta Ijtima Zona Asia 2020, Sukardi (65) asal Manokwari meninggal dunia di lokasi kegiatan Desa Nirannuang, Kecamatan Bontomarannu akibat serangan jantung.(alfian)