SOROTMAKASSAR -- Luwu Utara.
Masyarakat Kecamatan Sukamaju mengeluhkan infrastruktur. Hal tersebut terungkap dalam reses DPRD Lutra di daerah pemilihan Kecamatan Sukamaju, Sukamaju Selatan, Bone-Bone dan Kecamatan Tana Lili di Aula Kantor Camat Sukamaju, Kamis(20/2/2020).
"Berdasarkan reses anggota DPRD Lutra tahun II, keluhan infrastruktur fisik tahun 2019 muncul di Kecamatan Sukamaju tidak maksimal yakni pelebaran jalan poros Sukamaju yang pada sisinya ditambah dengan betonisasi, sehingga tidak menyatu dengan aspal Hotmix dan dianggap tidak maksimal,"tutur tokoh pemuda Sukamaju, Sukma.
Menanggapi hal itu anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra Rahmat Laguni angkat bicara, setelah reses ini kita akan mengundang Dinas PUPR untuk menjelaskannya dan menyampaikan solusinya, dan diaminkan anggota DPRD Suaib Saing Latif.

Di tempat terpisah dilanjutkan reses yakni di Aula Kantor Kecamatan Sukamaju Selatan. Dalam dialog, Kepala Desa Wonokerto, Imam Nuhadi mengeluhkan dan menyampaikan bahwa pasar rakyat di Desa Wonokerto masih membutuhkan timbunan di beberapa bagian.
"Daun pintu pasar rakyat sangat tipis dan sudah sebagian rusak," keluhnya seraya menambahkan pasar rakyat ini dibangun tahun 2019.
Ketua tim reses DPRD dapil dua, Hamuddin dari Fraksi Partai Golkar mengatakan, aspirasi yang diserap dibagi menjadi beberapa bidang, yakni bidang pembangunan, perekonomian, pemerintah, keuangan, aset dan kesejahteraan.

Pada bidang pembangunan, katanya, muncul beberapa keluhan tentang pembangunan infrastruktur.
Pertama, masyarakat meminta agar Pemerintah Daerah merealisasikan pembangunan fisik jalan poros Sukamaju. Kedua, meminta penimbunan beberapa bagian pasar rakyat serta perbaikan daun pintu. Ketiga memaksimalkan pemeliharaan jalan lingkungan dan jalan desa.
Hadir dalam reses tersebut yakni seluruh tim reses Anggota DPRD, Kapolsek, Koramil, perwakilan para SKPD Lutra, para Kepala Desa, Ketua BPD, para pendamping desa, tokoh agama, pemuda dan masyarakat.(yustus)