SOROTMAKASSAR - MAKASSAR.
Angin segar berembus di tengah bergulirnya proses pemilihan Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM). Salah satu kandidat kuat, Dr. Andi Atssam Mappanyukki, S.Or, M.Kes, baru saja mengukir prestasi gemilang setelah proposal penelitiannya dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan pendanaan melalui skema Hibah Penelitian BIMA dari Kemendiktisaintek.
Prestasi ini bukan perkara mudah, mengingat program hibah tersebut merupakan ajang prestisius dengan standar seleksi yang sangat ketat. Dr. Andi Atssam harus bersaing dengan ribuan peneliti dari berbagai perguruan tinggi ternama di seluruh Indonesia dalam kompetisi yang menitikberatkan pada kualitas dan orisinalitas proposal.
Fokus penelitian yang diusungnya pun terbilang sangat progresif, yakni mengangkat tema aktivitas fisik berbasis teknologi informasi (IT). Inovasi ini dianggap sebagai jawaban cerdas atas kebutuhan dunia olahraga dan kesehatan yang kini semakin terintegrasi dengan ekosistem digital.
Menanggapi pencapaian tersebut, Andi Atssam tak mampu menyembunyikan rasa syukurnya. Baginya, keberhasilan menembus hibah nasional ini merupakan suntikan moral yang luar biasa di tengah padatnya agenda pencalonan dekan yang sedang ia jalani.
“Alhamdulillah, ini adalah kabar yang sangat menggembirakan sekaligus menjadi tambahan energi bagi saya. Di tengah dinamika pencalonan, capaian ini memastikan semangat saya untuk terus memberikan kontribusi nyata di jalur akademik tetap menyala,” ungkapnya dengan antusias.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa keberhasilan meraih kepercayaan pusat melalui hibah penelitian ini merupakan bukti konkret atas kapasitas intelektualnya, yang menjadi poin krusial menjelang suksesi kepemimpinan di tingkat fakultas.
“Saya sangat bersyukur karena pencapaian ini menjadi bagian dari rekam jejak akademik yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Mengingat ketatnya persaingan, hal ini memacu saya untuk terus berkarya demi mengharumkan nama institusi,” imbuhnya.
Sebagai informasi, kontestasi pemilihan Dekan FIKK UNM kini tengah menghitung hari menuju babak final. Penentuan sosok pemimpin baru tersebut akan ditentukan oleh suara anggota senat fakultas serta Plt Rektor UNM, Prof. Farida, yang dijadwalkan digelar pada Senin, 13 April 2026.
Melalui keberhasilan riset ini, Andi Atssam menegaskan posisinya bukan sekadar sebagai kontestan politik kampus, melainkan juga sosok akademisi visioner yang mampu melahirkan inovasi kompetitif di level nasional. (*)