SOROTMAKASSAR -- SINJAI, Lembaran baru dunia pendidikan di Kabupaten Sinjai resmi dimulai. Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 1 Kabupaten Sinjai yang berlokasi di Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, mulai beroperasi pada Senin (13/7/2026) dengan menyambut ratusan siswa yang akan menempuh pendidikan berbasis asrama.
Hari pertama operasional ditandai dengan dimulainya Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang dijadwalkan berlangsung hingga 31 Juli 2026.
Kepala SRT 1 Sinjai, Rahmat Surianto, mengatakan sebanyak 230 siswa baru mulai memasuki asrama untuk mengikuti seluruh rangkaian MPLS.
"Anak-anak sudah mulai masuk asrama hari ini. Mereka akan mengikuti seluruh rangkaian MPLS sebelum memasuki proses belajar mengajar secara penuh," ujarnya.
Rahmat menjelaskan, dari total 230 siswa tersebut terdiri atas 26 siswa jenjang SD, 123 siswa SMP, dan 81 siswa SMA.
Menurutnya, jumlah tersebut memang belum memenuhi kuota ideal, yakni 90 siswa pada setiap jenjang, karena proses penerimaan tetap mengacu pada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta didik.
Sementara itu, siswa dari sekolah rintisan yang telah berjalan sejak tahun lalu dijadwalkan mulai kembali masuk pada 31 Juli 2026.
Selama MPLS, para siswa akan mengikuti berbagai kegiatan yang tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga memetakan kondisi kesehatan, psikologis, dan potensi masing-masing peserta didik.
Rangkaian kegiatan meliputi Cek Kesehatan Gratis (CKG), tes psikologi, tes akademik, DNA Talent, serta pembekalan materi dari berbagai narasumber.
Khusus pada hari pertama, para siswa masih didampingi oleh orang tua masing-masing sebagai bagian dari proses adaptasi sebelum sepenuhnya menjalani kehidupan di lingkungan asrama.
Beroperasinya SRT 1 Sinjai menjadi tonggak penting dalam pengembangan pendidikan inklusif di Kabupaten Sinjai. Kehadiran sekolah berkonsep terpadu dan berasrama ini diharapkan mampu mencetak generasi unggul melalui layanan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter, kesehatan, dan pengembangan bakat peserta didik. (Iz)