SOROTMAKASSAR, PINRANG - Sebanyak 21 siswa SMAN 11 Pinrang dinyatakan lulus Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) yang dilakukan secara online.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam laman website SNBP-SNPMB.id pada masing-masing akun pribadi siswa, Selasa (31/3) sekira pukul 16.00 Wita, seperti yang ditunjukkan di akun pribadi siswa atas nama Sri Risky Ridhayani. Capaian ini menunjukkan siswa SMAN 11 Pinrang telah lulus melampaui target yang diperkirakan dengan prosentase 51,22 persen.
Tidak hanya itu, PTN yang ditempati lulus juga tergolong PTN favorit, termasuk jurusan yang dipilihnya. Diantaranya 2 siswa yang lulus di program studi pendidikan Kedokteran Unhas, 1 pendidikan Dokter Gigi, 1 Kedokteran Hewan, Fakuktas Teknik dan Psikologi. Bahkan 1 siswa juga lulus di jurusan Biologi Universitas Indonesia (UI).
Kepala SMAN 11 Pinrang, Syarifuddin berucap syukur melihat capaian yang diraih siswa siswi yang dibinanya itu. Ia mengungkapkan, pencapaian tersebut tidak lepas dari peran penting Cabang Dinas VIII yang tak henti-hentinya memberikan dukungan, motivasi, petunjuk dan bimbingannya. Syarifuddin juga tidak menampik peran para guru di sekolah itu yang senantiasa mendidik siswa sepenuh hati, begitu pula peran orang tua siswa. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah kegigihan dan kesungguhan para siswa itu sendiri untuk meraih harapan yang diinginkan.
Syarifuddin optimis, pihaknya kembali akan berupaya meloloskan lebih banyak lagi siswanya di jalur SNBP berikutnya. "Kami sudah menyiapkan itu, dan kita berharap, dapat melebihi prosentase kelulusan 69 persen dari tahun sebelumnya yang lulus PTN dengan berbagai jurusan favorit yang dipilih," ujar Kepala Sekolah yang telah mengantar sekolah yang dipimpinya ini menjadi Sekolah Model PM dan KKA.
Di tempat terpisah, Kasi PSMK dan PKPLK Cabdisdik Wilayah VIII Sulsel, Muhammad Hayat NT menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada keluarga besar SMAN 11 Pinrang atas capaian fantastis pada SNBP tahun ini. Menurut Hayat, keberhasilan meloloskan 51,22 persen siswanya bukanlah hal mudah. Ini merupakan buah dari hasil kerja keras kolektif, dedikasi para guru dalam mengawal nilai rapor dan strategi pemilihan jurusan yang tepat serta semangat belajar siswa yang luar biasa.
Hayat menyebut, capaian ini menunjukkan trend yang positif. Ia berharap, hal ini dapat menjadi pemicu sekaligus menginspirasi sekolah lain di wilayah VIII untuk terus memacu prestasi dan memberikan layanan terbaik bagi anak bangsa. (Busrah)