SOROTMAKASSAR - MAKASSAR, Teka-teki siapa sosok bakal calon Dekan Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) Universitas Negeri Makassar (UNM) masa periode 2026-2030 yang pertama melangkahkan kakinya ke meja panitia Pemilihan Dekan (Pildek) untuk mendaftarkan diri akhirnya terjawab ke publik setelah Prof. Dr. H. Juhanis, M.Pd menjadi pendaftar pertama kontestasi Pildek FIKK UNM. Pendaftaran berlangsung Jumat 13 Maret 2026 di Sekretariat Panpel Ruang Senat FIKK UNM lantai 2.
Tak ada yang berlebihan dalam prosesi ini, Juhanis figur yang lahir di Dawi-Dawi Kecamatan Pomalaa Kabupaten Kolaka Provinsi Sulawesi Tenggara pada tanggal 09 Juli 1976 ini hanya berdua ditemani oleh Sekretaris Jurusan PJKR, H. Iskandar, S.Pd, M.Pd dan disambut oleh Ketua Panitia Pildek, Dra. Ichsani, M.Kes bersama sejumlah anggota panitia Pildek antara lain, Dr. Wahyudin, S.Pd, M.Pd (Humas Panitia Pildek), Dr. Muh. Ilham Aksir, M.Pd (Sekretaris Panitia), Bustang, S.Pd, M.Sc, Ph.D, Dr. Alimin Hamzah, M.Pd, Dr. Muhammad Kamal, M.Pd, Ulfah, SH,MH, H. Ilham Tonapa, S.Kom, MM.
Prof Juhanis hadir tepat sekitar pukul 11.00 Wita dan sudah duduk dikursi yang telah disiapkan panitia. Tak banyak bicara, anak ke lima dari enam bersaudara pasangan dari (Alm) Halibe dengan (Alm) Hj. Suhaebah hanya mengatakan bahwa kehadirannya sebagai pendaftar pertama merupakan berkah tersendiri apalagi sengaja memilih hari Jumat di bulan suci ramadhan sebagai pertanda keberkahan jalannya dalam kontestasi adalah harapannya.
"Insyaa Allah, saya memilih hari Jumat karena hari Jumat adalah hari yang berkah raja dan penghulunya segala hari apalagi di bulan ramadhan yang mulia ini sehingga kita berharap perjuangan ini akan menghasilkan keberkahan kelak dalam kepemimpinan dalam lembaga," ungkap Ketua Jurusan PJKR FIKK UNM ini.
Sementara itu, Ketua Panitia Pildek, Dra. Ichsani, M.Kes menyatakan bahwa berkas persyaratan bakal calon yang mendaftar hari pertama ini, Jumat 13 Maret 2026 dinyatakan lengkap.
"Setelah tim kami memeriksa dan memverifikasi maka dinyatakan lengkap tetapi jika seandainya masih ada yang mau dilengkapi, maka masih ada waktu untuk melengkapinya," ujarnya.
(Wahyudin