Optimisme dari Munas VIII : Kadir Halid Perkuat Sinergi Daerah Demi Prestasi Wushu

SOROTMAKASSAR -- JAKARTA, Ketua Umum Wushu Sulawesi Selatan, H.A. Kadir Halid, didampingi Sekretaris Umum Ayuzar Mansir, ST, SH, MH, menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VIII Wushu Indonesia yang digelar di Hotel Aloft Kebun Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (10/2/2026). Kehadiran keduanya menegaskan komitmen kuat Sulawesi Selatan dalam mendukung kemajuan organisasi sekaligus mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Munas VIII menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi Wushu Indonesia dengan dihadiri hampir seluruh pengurus provinsi dari berbagai penjuru Tanah Air. Forum lima tahunan ini tidak hanya membahas arah kebijakan organisasi ke depan, tetapi juga memperkuat soliditas dan semangat kebersamaan untuk membawa Wushu Indonesia semakin progresif, kompetitif, dan berdaya saing global.

Dalam kesempatan tersebut, Kadir Halid menunjukkan kepemimpinan yang visioner dengan menekankan pentingnya sinergi antara pengurus pusat dan daerah. Ia menegaskan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan merupakan kunci utama dalam membangun sistem pembinaan yang kuat, sehingga daerah dapat terus menjadi fondasi lahirnya atlet tangguh yang mampu mengibarkan Merah Putih di berbagai ajang internasional.

Didampingi Ayuzar Mansir, Kadir Halid yang juga menjabat Ketua Komisi D DPRD Sulsel serta Plt Ketua Harian Partai Golkar Sulsel menyampaikan bahwa Sulawesi Selatan hadir dengan semangat kolaborasi dan komitmen jangka panjang terhadap pembinaan atlet. Menurutnya, investasi pada pengembangan talenta olahraga hari ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kejayaan prestasi Indonesia di masa depan.

Rekam jejak Kadir Halid dalam dunia olahraga turut memperkuat optimisme tersebut. Ia dikenal berhasil membawa sejumlah cabang olahraga menorehkan prestasi, termasuk saat menakhodai PSM dan Sepak Takraw Sulsel pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua dan Aceh. Pengalaman itu menjadi modal berharga dalam mendorong Wushu Sulsel terus berkembang dan berkontribusi bagi prestasi nasional.

Sementara itu, dalam sambutannya, Ketua Umum PB Wushu Indonesia periode 2025-2029 Airlangga Hartarto menegaskan komitmen untuk meningkatkan partisipasi aktif cabang olahraga Wushu dalam menyumbangkan medali bagi Indonesia. Ia berharap semangat juang para atlet dapat membuat lagu Indonesia Raya terus berkumandang di arena nasional maupun panggung dunia, sekaligus mengharumkan nama bangsa.

Meski menghadapi tantangan setelah perubahan status dari cabang olahraga prioritas menjadi cabang unggulan dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), semangat pembinaan diyakini tidak akan surut. Partisipasi aktif daerah seperti Sulawesi Selatan menghadirkan optimisme baru bagi masa depan Wushu Indonesia bahwa dengan kepemimpinan adaptif, kolaborasi solid, dan komitmen berkelanjutan, olahraga ini mampu melesat lebih tinggi, mengukir prestasi membanggakan, dan memastikan Indonesia terus bersinar di panggung olahraga dunia. (*Rz)