Dorong Semangat Preservasi Budaya, Gubernur Kaltara Bakal Perluas Lomba Sumpit ke Level Borneo

SOROTMAKASSAR - TANJUNG SELOR.

Gubernur Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Zainal Arifin Paliwang, SH, M.Hum, menggagas perluasan ajang olahraga tradisional, khususnya olahraga sumpit, ke tingkat regional se-Borneo yang ditargetkan berlangsung pada 2027 mendatang.

Gagasan strategis tersebut diutarakan saat ia membuka secara resmi Sport Festival Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kaltara—sebuah perhelatan dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-14 Provinsi Kaltara—di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (24/10/2026) pagi.

Zainal mengungkapkan bahwa besarnya antusiasme warga menjadi pendorong utama untuk mengeksplorasi potensi olahraga tradisional ini agar kian populer dan digemari. Terbukti, ajang lomba sumpit pada festival kali ini berhasil menyedot perhatian hingga diikuti sekitar 200 peserta.

“Insyaallah, tahun depan kita akan menggelar perlombaan sumpit se-Borneo dengan mengundang perwakilan dari Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, serta Kalimantan Timur. Besaran hadiah pun akan kami tingkatkan guna mendongkrak motivasi para peserta dalam mengukir prestasi,” ujar Zainal.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ketua KORMI Kaltara yang juga menjabat Ketua DPRD Kaltara, H. Achmad Djufrie, SE, MM, beserta seluruh jajaran panitia penyelenggara. Ucapan terima kasih senada disampaikannya kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kaltara yang turut memeriahkan agenda tersebut.

Rangkaian Sport Festival KORMI Kaltara kali ini memamerkan pelbagai cabang olahraga tradisional dan masyarakat, seperti menyumpit, panco, panahan tradisional, hingga egrang. Tak hanya itu, acara ini turut diramaikan oleh perlombaan antar-pelajar dari berbagai jenjang sekolah.

Zainal menegaskan pentingnya kontinuitas dalam melestarikan olahraga tradisional. Menurutnya, warisan leluhur ini tidak sekadar sarana merawat kebudayaan daerah, tetapi juga efektif dalam mempererat jalinan silaturahmi serta meningkatkan kebiasaan berolahraga di tengah masyarakat.

Prosesi pembukaan ajang ini berlangsung sangat semarak dengan dihadiri ribuan masyarakat serta ratusan pegiat olahraga tradisional. Usai seremonial pembukaan, Zainal bersama jajaran Forkopimda ikut serta dalam laga eksibisi sumpit dan panco yang disambut sorak sorai meriah dari para penonton.

Ia berpesan agar seluruh atlet yang bertanding tetap memegang teguh nilai-nilai sportivitas, sekaligus menjadikan perhelatan ini sebagai pijakan penting untuk mengakselerasi pemasyarakatan olahraga di wilayah Kaltara.

“Sekali lagi, selamat bertarung kepada seluruh pegiat olahraga tradisional yang berlaga di Sport Festival KORMI Kaltara. Saya menaruh harapan besar agar agenda ini menjadi wadah penguat prestasi, perekat kebersamaan, sekaligus mencetak atlet-atlet unggul yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Utara,” tutupnya. (*)